Ada Indonesia, Daftar Negara yang Pernah atau Masih Disanksi FIFA karena Intervensi Politik

2 hours ago 1

Minggu, 30 November 2025 - 00:00 WIB

VIVA – Menjelang undian grup Piala Dunia 2026, perhatian publik bukan hanya tertuju pada 42 negara yang sudah lolos, tetapi juga pada daftar negara yang justru tidak bisa tampil karena sanksi FIFA.

Total, 10 negara tercatat pernah dibekukan akibat intervensi politik dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara enam tiket tersisa masih diperebutkan melalui playoff pada Maret mendatang, beberapa negara sudah dipastikan tak akan tampil. Rusia dan Kongo-Brazzaville menjadi dua negara yang saat ini masih berada dalam status banned.

FIFA menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi kepada federasi mana pun jika ditemukan campur tangan pemerintah.

Dalam dua dekade terakhir, konfederasi Asia menjadi yang paling banyak terseret. Lima negara Asia pernah dibekukan FIFA karena intervensi politik, termasuk Indonesia

Kuwait menjadi negara yang paling sering berurusan dengan FIFA. Mereka mengalami: Tercatat mereka tiga kali dibanned FIFA pada periode 2007 hingga 2015.

Brunei juga sempat dibekukan pada September 2009 karena intervensi pemerintah terhadap federasi sepakbola setempat. Sanksi baru dicabut pada Mei 2011 setelah struktur federasi dibenahi.

Hanya dua bulan setelah Brunei, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Irak karena Komite Olimpiade Irak membubarkan federasi sepakbola dan aparat keamanan mengambil alih kantornya. Setelah empat bulan negosiasi, sanksi dicabut.

Kasus serupa terjadi pada Indonesia pada 2015. FIFA menilai ada intervensi pihak ketiga dalam federasi sepakbola nasional. Sanksi dicabut setahun kemudian, tetapi Indonesia kehilangan kesempatan tampil di beberapa laga kualifikasi penting.

Kemudian juga ada Pakistan yang mendapat hukuman FIFA setelah menolak rancangan konstitusi baru yang dianggap penting untuk memastikan pemilihan yang demokratis.

Meski sanksi dicabut menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pakistan tetap gagal maju setelah menghuni juru kunci Grup G.

Afrika Juga Tak Luput

Konfederasi Afrika menyusul sebagai kawasan dengan sanksi terbanyak setelah Asia. Kenya, Kongo, dan Sierra Leone semuanya pernah dibekukan akibat dugaan intervensi pemerintah.

Kenya: Disanksi tahun 2004, 2006, dan 2022. Sierra Leone: Dihukum pada 2018 setelah presiden dan sekjen federasi dicopot pemerintah.

Kedua negara kini sudah bebas sanksi. Namun Kongo-Brazzaville masih dibekukan karena “campur tangan pihak ketiga”.

Halaman Selanjutnya

Di CONCACAF, hanya Guatemala yang mendapat sanksi setelah otoritas lokal mencampuri urusan komite yang dibentuk FIFA pada 2016 pasca skandal korupsi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |