Airlangga Janjikan Hadiah Rp 786 Miliar Bagi Pemda yang Berhasil Jaga Inflasi Tetap Rendah

1 day ago 4

Jumat, 28 November 2025 - 21:49 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan hadiah berupa insentif bagi Pemda dengan nilai mencapai Rp 786 miliar, yang akan diberikan bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan kinerja terbaik.

Hal itu diutarakan Airlangga di hadapan Presiden Prabowo Subianto, dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar di Gedung Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga memastikan bahwa dana untuk hadiah tersebut juga sudah tersedia, melalui koordinasi yang dilakukan sebelumnya bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

"Jumlahnya enggak terlalu besar, kira-kira Rp 786 miliar. Jadi mohon arahan Bapak Presiden, Pak Menteri Keuangan, tadi saya juga sudah minta, kira-kira dananya sudah tersedia," kata Airlangga, Jumat, 28 November 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Photo :

  • [tangkapan layar]

Wacana ini ditegaskan Airlangga demi mengapresiasi peran Pemda melalui TPID, yang menurutnya sangat penting dalam menjaga dan menstabilkan inflasi agar tetap di bawah angka 3 persen.

Apabila para Pemda berhasil menjaga stabilitas harga pangan dan mengimplementasikan digitalisasi di daerahnya masing-masing, maka menurutnya pemerintah layak untuk memberikan apresiasi kepada mereka.

"Dan insentif ini merupakan apresiasi atau dukungan pemerintah terhadap pemerintah daerah, yang telah menjaga stabilitas harga dan mendorong digitalisasi daerah," ujar Airlangga.

Dia memaparkan, inflasi per Oktober 2025 tercatat di angka 2,86 persen secara year-on-year (yoy), dan terbilang masih sangat terkendali serta berada dalam rentang target nasional. Salah satu faktor pendukungnya antara lain yakni konsistensi kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI), dan insentif fiskal yang digelontorkan pemerintah guna melakukan ekspektasi inflasi.

Terlebih, lanjut Airlangga, BI sendiri telah memotong suku bunga acuan sebesar 125 basis point (bps) dalam enam kali kesempatan sejak tahun lalu, sehingga BI Rate hingga saat ini sudah turun menjadi 4,25 persen.

"Dengan indikator tersebut, hampir seluruh risiko pertumbuhan di 2026 sudah dikelola dan diserap tahun ini," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Pemerintah Sudah Putuskan UMP 2026, Airlangga Kasih Bocorannya

Airlangga menyebut bahwa terdapat perubahan pada alpha atau indeks tertentu, yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di dalam UMP 2026 itu

img_title

VIVA.co.id

28 November 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |