Jakarta, VIVA – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia karena telah melukai hati publik dan memicu aksi unjuk rasa.
Permintaan maaf itu disampaikan Eko Patrio melalui unggahan media sosial instagram pribadinya bersama anggota DPR Sigit Purnomo alias Pasha pada Sabtu, 30 Agustus 2025 malam.
Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Patrio dan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Maulida di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Maret 2025
Photo :
- VIVA.co.id/Yeni Lestari
"Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," kata Eko.
Eko juga akan mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat. Ia juga menyadari situasi belakangan banyak menyakiti hati masyarakat.
"Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan yang ada, saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," kata dia.
Eko juga mengakui bahwa perilakunya telah menimbulkan keresahan di masyarakat, termasuk bagi keluarga korban yang terdampak.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," katanya.
Eko Patrio
Photo :
- TikTok Eko Patrio
Politikus PAN ini juga mengucapkan komitmennya untuk sungguh-sungguh menjalankan peran sebagai wakil rakyat dengan ketulusan, keberanian, dan tetap menjaga sumpah yang telah diikrarkan.
"Saya berharap permohonan maaf ini dapat diterima, sekaligus menjadi pengingat dan juga refleksi bagi saya untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab yang diberikan. Mari bersama-sama kita rawat persatuan dan kedamaian bangsa," tutur Eko.
Halaman Selanjutnya
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," katanya.