BNPB Ungkap Data Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 174 Orang Tewas

1 day ago 3

Jumat, 28 November 2025 - 19:28 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan data korban jiwa dari bencana alam yang terjadi di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). 

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan pihaknya memperoleh data per Jumat, 28 November 2025 sore. Saat ini, kata dia, total ada sebanyak 174 korban meninggal dunia, terbanyak berasal dari wilayah Sumatera Utara dengan 116 korban jiwa.

“Provinsi Sumatera Utara per sore ini kami mendata untuk seluruh provinsi Sumatera Utara korban meninggal dunia ada 116 orang jiwa. Kemudian, 42 jiwa masih dalam pencarian," ucap Suharyanto dalam konferensi persnya, Jumat.

Rumah dinas Kapolda Sumut tak luput dari banjir

Suharyanto pun menjelaskan secara rinci terkait korban yang meninggal dunia, ini daftarnya: 

-Tapanuli Utara meninggal 11 orang
-Tapanuli Tengah meninggal 47 orang
-Tapanuli Selatan meninggal 32 orang
-Kota Sibolga meninggal 17 orang
-Humbang Hasundutan meninggal 6 orang
-Padang Sidempuan meninggal 1 orang
-FakFak Barat meninggal 2 orang

Sementara untuk korban jiwa di wilayah Provinsi Aceh, total 35 korban meninggal dunia. Dengan data pengungsi tercatat ada 4.846 KK tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

“Untuk korban jiwa per sore ini yang kami dapatkan, sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia, 25 hilang dan 8 luka-luka,” jelasnya.

Kemudian, untuk korban jiwa akibat dampak bencana yang melanda Sumbar, tercatat ada 23 korban meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 orang korban luka.

“Ini 3 provinsi ini relatif bencananya besar meskipun kalo dibandingkan dengan Sumut-Aceh, ya Sumbar ini relatif lebih ringan, tapi bukan berarti ringan kalo dibandingkan dengan Sumut-Aceh. Tapi kalo dibandingkan skala bencananya Sumbar sendirian ini sangat besar dan masif,” bebernya.

Ia menyebut wilayah terparah yang terkena dampak bencana di Sumbar adalah Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok, dan Kota Padang. Total ada 3.900 keluarga yang terdampak.

Proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Kabupaten Karo.(dok Polres Karo)

Photo :

  • VIVA.co.id/B.S. Putra (Medan)

Di sisi lain, Suharyanto mengatakan bahwa data tersebut masih memungkinkan berubah, menyusul sejumlah titik yang sampai saat ini belum bisa ditembus oleh personel gabungan karena akses terputus.

"Tentu data ini akan berkembang terus, karena masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus. Karena masih dalam proses penanganan yang diindikasikan di tempat longsor yang belum bisa tembus itu kemungkinan ada korban jiwa," pungkasnya.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2024

Bencana Banjir Aceh-Sumatera Dituding Akibat Tambang Ilegal, ESDM Buka Suara

Yuliot merespons berbagai tudingan yang marak di media sosial, perihal penyebab bencana banjir yang terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera adalah akibat dari tambang ilegal

img_title

VIVA.co.id

28 November 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |