Washinton, VIVA – Donald Trump akan kembali ke ‘tahta’ Gedung Putih usai pelantikan sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) yang ke-47 di Washington DC pada Senin, 20 Januari 2025. Trump terpilih sebagai Presiden AS setelah memenangkan Pilpres AS 2024 lalu, mengalahkan Kamala Harris.
Upacara pelantikannya disebut akan dipadati begitu banyak politisi dan tokoh dunia, di antaranya seluruh mantan presiden AS yang masih hidup, pemimpin-pemimpin negara, serta para pengusaha terkaya sedunia.
Para mantan presiden AS, sebagaimana tradisi yang sudah berjalan, akan hadir dalam upacara pelantikan penerus mereka.
Seperti Presiden AS Joe Biden, yang akan menyerahkan tampuk kepemimpinan AS kepada penerusnya, akan hadir dalam pelantikan itu, meski Donald Trump sendiri -- yang dikalahkan Biden dalam Pilpres 2020 -- menolak datang di upacara pelantikan Biden pada 2021.
Persiapan jelang pelantikan donald trump
Photo :
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Mantan Presiden Barack Obama akan hadir menyaksikan pelantikan kedua Donald Trump. Namun, sang istri, Michelle Obama, dilaporkan tak akan hadir, dan timnya tak membeberkan alasan ketidakhadirannya.
Sementara itu, mantan presiden George W. Bush dan Bill Clinton, beserta istri masing-masing, juga dipastikan akan hadir.
Konglomerat hingga Kepala Negara
Tiga pengusaha terkaya sedunia, Elon Musk, Mark Zuckerberg, dan Jeff Bezos, akan menjadi bagian dari hadirin pada pelantikan Trump Senin lusa. Perusahaan Amazon milik Bezos dan Meta milik Zuckerberg bahkan masing-masing telah menyumbang hingga 1 juta dolar AS untuk pelantikan Trump.
CEO TikTok Shou Chew juga disebut akan menerima undangan untuk menghadiri pelantikan Trump yang digelar sehari usai aplikasi media sosial tersebut dilarang beroperasi di AS akibat gagal menemukan pemilik baru yang bukan berasal dari Tiongkok.
Menurut Politico, TikTok telah mengeluarkan dana 50 ribu dolar AS untuk pesta pelantikan Trump.
Selain mereka, CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Uber Technologies Dara Khosrowshahi juga akan menjadi tamu kehormatan dalam upacara pelantikan Trump.
Donald Trump disebut telah mengundang Presiden El Salvador Nayib Bukele, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Presiden Argentina Javier Milei untuk upacara pelantikannya.
Ia juga dilaporkan mengundang Presiden Xi, namun Xi akan diwakilkan oleh Wakil Presiden Han Zheng pada 20 Januari.
Sementara itu, tak akan ada pejabat Rusia yang hadir dalam pelantikan Trump, sebagaimana dipastikan pejabat Kremlin, Yury Ushakov. Namun, ia berkata bahwa kuasa usaha Rusia di AS akan hadir jika diundang.
Jepang akan diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Takeshi Iwaya.
Selain itu, sejumlah pemimpin gerakan politik ekstrem kanan Eropa dilaporkan telah diundang untuk pelantikan Trump.
Di antaranya, petinggi partai Alternatif Untuk Jerman (AFD) Tino Chrupalla, yang dilaporkan sudah dalam perjalanan ke Washington, dan pemimpin partai Reconquete dari Prancis, Eric Zemmour.
Selain para tokoh populer dan pengusaha, Trump mengundang penggiat YouTube Logan dan Jake Paul yang bersaudara, serta aktris dan model Amber Rose di hari pelantikannya.
Diundang pula CEO promotor tinju UFC, Dana White, serta pembawa acara televisi Megyn Kelly, demikian dilaporkan TMZ.
Halaman Selanjutnya
Konglomerat hingga Kepala Negara