Eks Kasat Narkoba AKP Deky Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Langsung Jerat dengan TPPU

6 days ago 8

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

Jakarta, VIVA – Mantan Kepala Satuan (Kasat Reserse) Resere Narkoba Polres Kutai Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Deky Jonathan Sasiang, kini menghadapi babak baru dalam kasus dugaan keterlibatannya dengan jaringan bandar narkoba Ishak di Kalimantan Timur.

Setelah resmi dipecat dari institusi Polri, AKP Deky kini dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso mengatakan, penjeratan TPPU dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan adanya aliran dana dari jaringan bandar narkoba Ishak kepada AKP Deky.

"Yang bersangkutan ditangkap terkait TPPU sehubungan telah menerima aliran dana hasil tindak pidana narkotika dari jaringan Ishak dkk," katanya, Senin, 18 Mei 2026.

Tak hanya menerima aliran dana, AKP Deky juga diduga berperan sebagai pelindung atau beking jaringan narkoba yang beroperasi di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur.

“Menjadi pelindung atau beking peredaran narkoba di wilkum Kutai Barat Kaltim,” tuturnya.

Pada hari yang sama, AKP Deky tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, dengan pengawalan ketat aparat gabungan. Ia tampak mengenakan kemeja hitam dan celana jeans, dengan tangan diborgol saat digiring petugas menuju ruang pemeriksaan.

Mantan Kasat Narkoba itu memilih bungkam saat dihujani pertanyaan wartawan soal dugaan keterlibatannya membekingi bandar narkoba Ishak.

Kasatgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Kevin Leleury mengatakan AKP Deky dibawa dari Polda Kalimantan Timur ke Jakarta untuk memudahkan pengembangan perkara TPPU.

“Kami menjemput AKP Deki ya dari Polda Kaltim untuk dibawa ke Bareskrim Polri akan menindaklanjuti terkait tindak pidana pencucian uang,” tutur Kevin.

Menurut Kevin, penyidik akan mendalami aliran dana yang diduga diterima AKP Deky dari jaringan narkoba Ishak.

“Ya, jadi untuk AKP Deki ya akan diperiksa di Bareskrim Polri terkait TPPU,” katanya.

Kevin juga membenarkan pemeriksaan di Jakarta dilakukan untuk mendalami pengembangan kasus bandar narkoba Ishak dan jejaringnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya (untuk pengembangan kasus TPPU),” ujar dia.

Salah satu fokus utama penyidik yakni menelusuri aliran uang yang diduga berkaitan dengan praktik perlindungan terhadap bisnis narkoba di Kalimantan Timur.

Halaman Selanjutnya

“Oh ini sementara kita dalam eh pemeriksaan ya (aliran dana). Jadi nanti akan disampaikan terkait hasil pemeriksaannya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |