Ingin Doa Cepat Terkabul? Ini 3 Waktu Mustajab di Bulan Ramadhan yang Sayang untuk Dilewatkan

2 weeks ago 14

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:30 WIB

VIVA – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana spiritual yang berbeda dibanding bulan lainnya. Umat Islam tidak hanya menjalankan kewajiban puasa, tetapi juga berlomba memperbanyak ibadah, sedekah, tilawah, serta doa

Di bulan penuh rahmat ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan, dan pintu ampunan terbuka selebar-lebarnya bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh mendekat kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu amalan yang memiliki kedudukan istimewa di bulan suci adalah berdoa. Ramadhan bukan sekadar waktu menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum terbaik untuk memanjatkan harapan, permohonan, dan taubat. 

Namun, agar doa lebih berpeluang dikabulkan, umat Islam dianjurkan memahami waktu-waktu mustajab, yaitu waktu yang secara khusus disebut dalam hadis sebagai saat paling dekat dengan pengabulan doa.

Berikut tiga waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadhan yang sebaiknya tidak Anda sia-siakan.

1. Sepanjang Waktu Berpuasa

Tidak banyak yang menyadari bahwa doa orang yang sedang berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri. Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, seorang Muslim berada dalam kondisi ibadah. 

Dalam keadaan lapar, haus, dan menahan hawa nafsu, justru di situlah nilai ketundukan dan keikhlasan mencapai puncaknya.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Ahmad: “Tiga orang yang doanya tidak tertolak adalah: doa orang berpuasa sampai ia berbuka; pemimpin yang adil; dan orang yang dizalimi.”

Hadis ini menjadi penegasan bahwa sepanjang durasi puasa, doa memiliki peluang besar untuk diijabah. Artinya, waktu siang hari di bulan Ramadhan bukan hanya untuk bekerja dan beraktivitas seperti biasa, tetapi juga kesempatan memperbanyak zikir dan doa. Di sela kesibukan, biasakan menyelipkan permohonan kepada Allah SWT, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.

2. Waktu Sahur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sahur sering dipahami sekadar makan dini hari agar kuat menjalani puasa. Padahal, waktu sahur yang berlangsung sejak sepertiga malam terakhir hingga menjelang Subuh termasuk momen paling istimewa untuk bermunajat.

Dalam hadis qudsi disebutkan: “Siapa saja yang berdoa akan Aku kabulkan; siapa saja yang memohon ampunan niscaya akan Aku ampuni. Siapa yang meminta, maka akan Kuberi.”

Halaman Selanjutnya

Waktu sahur identik dengan suasana hening dan khusyuk. Ketika sebagian besar manusia masih terlelap, orang yang bangun untuk sahur dan beribadah mendapatkan keutamaan tersendiri. Momen ini sangat tepat untuk memperbanyak istighfar, salat malam, dan doa yang dipanjatkan dengan penuh ketulusan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |