VIVA – Bulan Ramadhan identik dengan kurma sebagai menu saat berbuka puasa. Buah manis yang satu ini bukan hanya menjadi bagian dari tradisi, tetapi juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Tidak sedikit yang percaya bahwa konsumsi kurma selama Ramadhan dapat membantu menjaga bahkan menurunkan berat badan. Namun, benarkah anggapan tersebut?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah pola makan yang berubah selama puasa, penting bagi Anda untuk memahami bagaimana kurma bekerja dalam tubuh. Berikut ini penjelasan mengenai keajaiban kurma saat Ramadhan dan kaitannya dengan penurunan berat badan, sebagaimana dilansir dari Medical News Today, Rabu, 25 Februari 2026.
Ilustrasi buah kurma (Foto/Pixabay)
1. Kaya Serat, Membantu Rasa Kenyang Lebih Lama
Kurma mengandung serat yang cukup tinggi. Serat berperan memperlambat proses pencernaan dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Saat berbuka puasa, mengonsumsi kurma dalam jumlah wajar dapat membantu mengontrol nafsu makan sehingga Anda tidak berlebihan saat menyantap hidangan utama. Efek kenyang ini sangat penting dalam mendukung pengaturan kalori harian, terutama ketika waktu makan terbatas antara berbuka hingga sahur.
2. Gula Alami dengan Energi Stabil
Meski rasanya manis, kurma mengandung gula alami yang disertai serat dan nutrisi lain. Kombinasi ini membantu memberikan energi secara bertahap setelah seharian berpuasa. Energi yang stabil dapat mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis berlebihan yang justru tinggi kalori. Artinya, kurma dapat menjadi alternatif camilan manis yang lebih terkontrol dibandingkan kue atau minuman tinggi gula tambahan.
3. Membantu Mengontrol Porsi Makan
Mengawali berbuka dengan dua hingga tiga butir kurma dan air putih dapat membantu tubuh beradaptasi sebelum menerima makanan berat. Strategi ini memberi sinyal kenyang lebih cepat sehingga Anda cenderung makan dalam porsi yang lebih terkendali.
Pengendalian porsi inilah yang menjadi kunci dalam proses penurunan berat badan, bukan semata mata jenis makanannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Selama Ramadhan, perubahan pola makan bisa memengaruhi sistem pencernaan. Kandungan serat dalam kurma membantu menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit. Sistem pencernaan yang sehat mendukung metabolisme tubuh bekerja lebih optimal. Metabolisme yang terjaga berperan dalam proses pembakaran energi yang lebih efisien.
Halaman Selanjutnya
5. Kaya Antioksidan dan Nutrisi Penting

2 weeks ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
