Jakarta, VIVA – Lonjakan harga minyak dunia kembali mengguncang perekonomian global. Konflik yang melibatkan Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS) membuat jalur distribusi energi strategis terganggu dan memicu kekhawatiran akan krisis bahan bakar di banyak negara.
Situasi ini semakin serius setelah Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman minyak paling penting di dunia, praktis tertutup bagi lalu lintas kapal. Akibatnya, negara-negara Asia yang sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah mulai merasakan tekanan besar terhadap pasokan bahan bakar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemerintah di berbagai negara pun bergerak mengambil langkah darurat. Kebijakan tidak biasa mulai diterapkan, mulai dari kerja dari rumah atau work from home (WFH), pengurangan hari kerja menjadi empat hari dalam seminggu, hingga pembatasan penggunaan energi di kantor pemerintahan.
Sebagaimana diketahui, Asia merupakan kawasan yang sangat bergantung pada minyak dari Timur Tengah. Jepang diketahui memperoleh sekitar 90 persen pasokan minyaknya dari wilayah tersebut, sementara Korea Selatan sekitar 70 persen.
Hal ini membuat sejumlah negara Asia menerapkan kebijakan penghematan energi yang cukup drastis. Melansir dari Fortune, Kamis, 12 Maret 2026, pemerintah Thailand memerintahkan pegawai negeri untuk menggunakan tangga daripada lift sebagai upaya menghemat listrik.
Selain itu, pegawai pemerintah diminta bekerja dari rumah selama masa krisis berlangsung. Pemerintah Thailand juga menaikkan suhu pendingin ruangan di kantor menjadi 27 derajat Celsius serta mendorong pegawai mengenakan kemeja lengan pendek sebagai pengganti jas formal. Hal ini terjadi lantaran Thailand hanya memiliki sekitar 95 hari cadangan energi yang tersisa.
Selanjutnya, Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan agar menerapkan sistem kerja dari rumah untuk mengurangi penggunaan bahan bakar transportasi. Pemerintah negara itu menyatakan kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurangi kebutuhan perjalanan dan transportasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Filipina juga sedang mendorong penerapan sistem kerja empat hari dalam seminggu. Pejabat pemerintah bahkan diminta membatasi perjalanan hanya untuk kegiatan yang benar-benar penting.
Tak hanya Asia Timur dan Asia Tenggara, kawasan Asia Selatan pun turut mengalami krisis energi. Bangladesh misalnya, yang memajukan libur Idul Fitri agar universitas dapat ditutup lebih awal sebagai bagian dari langkah penghematan energi.
Halaman Selanjutnya
Pakistan mengambil langkah serupa dengan menerapkan minggu kerja empat hari untuk kantor pemerintahan dan menutup sekolah-sekolah sementara waktu.

3 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
