Menhan Sebut Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dilakukan Secara Bertahap

1 hour ago 1

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:36 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin memastikan TNI akan mengirim personel secara bertahap untuk bergabung dengan International Stabilization Force (ISF) dalam misi perdamaian di Gaza.

"Ya bertahap karena jumlahnya besar," kata Sjafrie dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis, 12 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sjafrie, awalnya TNI sudah menyiapkan 20.000 pasukan untuk bergabung dengan ISF. Namun berdasarkan beberapa pertimbangan, TNI akhirnya hanya mengirim 8.000 pasukan.

"Ternyata negara-negara lain itu cuma ngirim berapa ratus, berapa ratus ya. Jadi kita siap 8.000, ya. Tapi yang paling penting bahwa kalau situasi tidak bertentangan dengan kepentingan nasional, kita lakukan pekerjaan," jelas Sjafrie.

Hingga saat ini, Sjafrie belum bisa memastikan kapan pasukan TNI dikirim ke Gaza.

Pihaknya masih menunggu langkah dari Board of Peace (BoP) dan meredanya situasi geopolitik yang sempat memanas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil menunggu waktu pengiriman pasukan, Sjafrie memastikan TNI akan terus mempersiapkan pasukan agar siap dikirim kapanpun.

"Kesiapan kita itu juga bagian daripada siaga operasional. Biasa kalau tentara itu ada siaga bencana, ada siaga taktis, ada siaga strategis," jelas Sjafrie. (Ant)

Apel gelar pasukan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik

TNI-Polri bersama stakeholder terkait memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, lewat apel gelar pasukan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.

img_title

VIVA.co.id

12 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |