loading...
Peneliti MPSI Fathan Putra Mardela menyebut PSN Wanam bisa menjadi penggerak kemajuan Papua Selatan dan ketahanan pangan nasional. Foto/istimewa
PAPUA - Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Merauke, Papua Selatan berpeluang mempercepat pembangunan kawasan timur Indonesia. Tidak hanya itu, kehadiran PSN tersebut juga memperkuat ketahanan pangan nasional di masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Peneliti Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) Fathan Putra Mardela dalam Diskusi Publik “Dampak Sosial Film Pesta Babi terhadap Perlindungan dan Hak Masyarakat” yang diselenggarakan PD KAMMI Bogor di Camp Survivor, Kabupaten Bogor.
Menurut Fathan, selama beberapa dekade pembangunan nasional masih menghadapi tantangan ketimpangan antarwilayah. Karena itu, kehadiran PSN di Papua Selatan harus dipandang sebagai upaya negara menghadirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa sekaligus membuka akses pembangunan yang lebih merata.
Baca juga: Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
“Papua Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan baru Indonesia. Jika dikelola dengan baik, proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Fathan menilai pembangunan yang hadir melalui PSN juga berpotensi meningkatkan konektivitas wilayah yang selama ini menjadi tantangan utama di sejumlah daerah Papua. Kehadiran jalan, transportasi, jaringan logistik, hingga layanan dasar dinilai akan memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan harus dilihat sebagai instrumen untuk membuka akses. Ketika akses terbuka, maka pendidikan menjadi lebih mudah dijangkau, layanan kesehatan meningkat, distribusi barang menjadi lebih lancar, dan peluang ekonomi masyarakat ikut berkembang,” katanya.



































