Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah khusus untuk menyelamatkan populasi gajah yang semakin terancam di Indonesia.
Melalui instrumen kebijakan tingkat tinggi, pemerintah akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelamatan habitat dan populasi gajah Sumatera serta gajah Borneo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa selain Inpres penyelamatan gajah, Presiden juga menyiapkan satu Keputusan Presiden (Kepres) yang akan membentuk satuan tugas khusus untuk inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.
“Pertama, Bapak Presiden sedang menyiapkan satu Inpres dan satu Kepres. Inpres pertama adalah Inpres tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan gajah Borneo. Yang kedua, satgas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional kita,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2025.
Menurutnya, langkah tersebut mendapat respons positif dari kalangan aktivis konservasi, baik di dalam negeri maupun internasional. Mereka, kata dia, menilai komitmen pemerintah terhadap perlindungan satwa liar dan kawasan konservasi semakin kuat.
“Saya banyak bertemu dengan aktivis konservasi internasional maupun Indonesia, dan mereka sangat mengapresiasi. Mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia,” katanya.
Ancaman terhadap populasi gajah di Indonesia disebut makin serius. Berdasarkan catatan ilmiah, jumlah kantong habitat gajah yang dahulu mencapai 42 lokasi kini menyusut drastis.
“Pertama Inpres, pertama soal Inpres ya. Inpres penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera. Tercatat secara saintifik dulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Ketika pertama kali Pak Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah kepada saya sebagai Menteri Kehutanan, saya cek kantong gajah yang dahulu jumlahnya 42, sekarang tinggal 21 saja,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut dinilai sebagai alarm serius bagi keberlangsungan salah satu satwa ikonik Indonesia, yakni Gajah Sumatera dan Gajah Borneo. Tanpa intervensi pemerintah yang kuat, kerusakan habitat diperkirakan akan terus terjadi dan berpotensi mempercepat kepunahan spesies tersebut.
“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan, dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” jelas Raja Juli.
Halaman Selanjutnya
Dalam struktur satgas tersebut, Prabowo menunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai ketua. Sementara Raja Juli Antoni akan menjabat sebagai wakil ketua bersama ekonom Mari Elka Pangestu.

3 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
