Jakarta, VIVA – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah melakukan tindakan penyegelan terhadap area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha, David Glen Oei, yang juga bos klub sepak bola nasional, Malut United.
Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak tidak menampik penyegelan yang dilakukan Tim Satgas PKH terhadap area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara. Upaya itu dilakukan karena adanya dugaan praktik penambangan ilegal di kawasan hutan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tim Satgas sedang bekerja melakukan penertiban atas pengolahan kawasan hutan secara ilegal atau tidak sah di seluruh kawasan hutan Indonesia, termasuk di Maluku Utara," kata Barita, dikutip Sabtu, 28 Februari 2026.
Barita mengungkapkan kegiatan penertiban yang dilakukan Satgas PKH antara lain penguasaan kembali, penagihan denda administratif, dan pemulihan aset. "Penguasaan kembali dalam praktiknya dilakukan dengan pemasangan plang pertanda penguasaan telah dilakukan oleh negara melalui satgas," tegas dia.
Barita menegaskan Tim Satgas PKH bekerja dengan sistem terukur, akuntabel dan transparan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan dan ketentuan hukum lainnya. "Saat ini, seluruh verifikasi atas dugaan pelanggaran kawasan hutan sedang gencar dilakukan Tim Satgas di lapangan," jelas dia.
Barita mengatakan Satgas PKH menindak dan menertibkan setiap pelanggaran. Tujuannya menjaga dan melindungi setiap kegiatan usaha legal atas kawasan hutan Indonesia sesuai Perpres Nomor 5 tahun 2025.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tindakan penertiban sebagai bagian dari kewenangan Satgas pasti akan dilakukan dengan cermat, hati-hati dan profesional," jelas dia.
Sebelumnya, pemilik PT Mineral Trobos, David Glen Oei terserat kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. David pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus tersebut.
Menteri UMKM: Serbuan Barang Impor Ilegal Bikin UMKM Lokal Sulit Naik Kelas
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menegaskan, biang kerok penyebab UMKM sulit naik kelas adalah karena kondisi pasar yang dibanjiri barang impor ilegal.
VIVA.co.id
27 Februari 2026

4 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487816/original/028391400_1769678219-kelelawar_buah.jpg)

