Jakarta, VIVA – Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) menggelar pertemuan dengan Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily.
Dalam pertemuan itu, dibahas soal strategi kaderisasi dan penguatan generasi muda. Selain itu, tantangan politik kebangsaan di era digital juga turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus mengatakan bahwa perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola pikir serta pola interaksi generasi muda terhadap politik dan organisasi.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menurunnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan anak muda akibat disrupsi era digital yang begitu masif.
“Perubahan pola komunikasi dan arus informasi digital yang begitu cepat membuat tantangan kebangsaan semakin kompleks. Karena itu AMPG harus hadir untuk meningkatkan pemahaman kebangsaan serta pendidikan politik kepada generasi muda,” ujar Said Aldi Al Idrus dalam keterangannya, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda saat ini cenderung lebih tertarik pada organisasi berbasis hobi, profesi, komunitas, dan kegiatan sosial dibanding organisasi politik konvensional.
Maka dari itu, pendekatan kaderisasi harus lebih adaptif mengikuti karakter serta kebutuhan anak muda masa kini.
Said Aldi menilai strategi rekrutmen kader muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.
Salah satunya melalui penguatan konten digital politik yang lebih menarik, ringan, edukatif, dan mudah dipahami. Selain itu, digitalisasi dinilai menjadi instrumen utama dalam membangun simpatisan sebelum menjadi kader aktif partai.
“Pola interaksi kader dengan anak muda juga harus berubah. Tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang terlalu formal dan kaku. Harus lebih fleksibel, komunikatif, serta berbasis engagement,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai langkah penguatan internal organisasi, PP AMPG juga akan melakukan audit organisasi struktural hingga tingkat Kabupaten/Kota untuk memastikan kesiapan struktur organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi kader muda di seluruh daerah.
Menurut Said Aldi, penguatan organisasi dan kaderisasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan kekuatan politik yang visioner, adaptif, dan siap menghadapi dinamika politik menuju 2029.
Profil Adela Kanasya Adies yang Kini Duduk di Kursi DPR Gantikan Ayahnya
Profil Adela Kanasya Adies, dokter muda yang resmi jadi anggota DPR RI menggantikan ayahnya, Adies Kadir. Kini kiprahnya di Senayan jadi sorotan publik.
VIVA.co.id
13 Mei 2026

6 days ago
8
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)