Rabu, 25 Februari 2026 - 17:44 WIB
VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Iran tengah berupaya mengembangkan rudal yang dapat menyerang Amerika Serikat dan menuduh Teheran berupaya membangun kembali program nuklir yang menjadi sasaran serangan Amerika tahun lalu.
Amerika Serikat dan Iran terlibat dalam negosiasi berisiko tinggi mengenai program nuklir Iran dan isu-isu lain termasuk rudal, dengan Trump mengatakan dia lebih menyukai diplomasi tetapi bersedia menggunakan kekuatan jika pembicaraan gagal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Mereka telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri, dan mereka berupaya membangun rudal yang akan segera mencapai Amerika Serikat," kata Trump dalam pidato kenegaraan di hadapan Kongres, Selasa malam waktu setempat.
Pada tahun 2025, Badan Intelijen Pertahanan AS mengatakan Iran berpotensi mengembangkan rudal balistik antarbenua yang layak secara militer pada tahun 2035 "jika Teheran memutuskan untuk mengejar kemampuan tersebut," tetapi tidak mengatakan apakah mereka telah membuat keputusan tersebut.
Menurut Layanan Penelitian Kongres AS, Teheran saat ini memiliki rudal balistik jarak pendek dan menengah dengan jangkauan maksimal sekitar 1.850 mil (3.000 kilometer). Sementara daratan Amerika Serikat berjarak lebih dari 6.000 mil dari ujung barat Iran.
Washington dan Teheran telah menyelesaikan dua putaran pembicaraan yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan tentang program nuklir Iran untuk menggantikan perjanjian yang dibatalkan Trump selama masa jabatan pertamanya.
AS Desak Iran Hapuskan Senjata Nuklir
Amerika Serikat telah berulang kali menyerukan agar Iran tidak melakukan pengayaan uranium sama sekali, tetapi juga berupaya untuk mengatasi program rudal balistiknya dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan tersebut -- tuntutan yang ditolak Iran.
Iran juga berulang kali membantah bahwa mereka sedang mengejar senjata nuklir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump memerintahkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran tahun lalu, dan kemudian mengklaim bahwa program nuklir Teheran telah hancur. Namun, Trump menuding Iran ingin "memulai semuanya dari awal lagi," dan bahwa "saat ini mereka kembali mengejar ambisi nuklir mereka yang jahat."
Dalam pidatonya, Selasa, Trump menegaskan bahwa kebijakan pemerintah AS selama beberapa dekade adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, seraya menyatakan dirinya belum mendengar komitmen tegas dari Iran terkait hal tersebut.
Halaman Selanjutnya
"Selama beberapa dekade, kebijakan Amerika Serikat adalah tak pernah mengizinkan Iran memiliki senjata nuklir," kata Trump

2 weeks ago
13











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
