AS Bakal Rundingkan Kesepakatan Damai dengan Iran Pekan Ini

5 hours ago 3

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:30 WIB

Jakarta, VIVA – Utusan Khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff mengatakan, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Iran setidaknya pada "pekan ini".

Sementara, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan menginginkan "kesepakatan damai" di tengah serangan AS-Israel yang masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memperkirakan akan ada pertemuan pekan ini dan tentu berharap hal itu terwujud. Kapal-kapal mulai melintas, ini merupakan tanda positif, dan saya rasa presiden menginginkan kesepakatan damai,” kata Witkoff dikutip dari Antara, Sabtu, 28 Maret 2026.

Presiden AS Donald Trump di Akademi Angkatan Laut AS.

“Inilah yang saya maksud dengan negosiasi, dan kami tidak akan berhenti sampai proses ini tuntas. Kami juga telah mengajukan hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, Trump mengeklaim bahwa Iran ingin mengadakan pembicaraan.

"Mereka dihancurkan. Mereka ingin bicara, dan kami juga menginginkannya, sekarang mereka ingin membuat kesepakatan," kata Trump.

Kemudian di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan, Washington memperkirakan akan menyelesaikan kampanye militernya melawan Iran “dalam hitungan pekan, bukan bulan,”. Dia meyakini bahwa AS dapat mencapai tujuannya tanpa mengerahkan pasukan di lapangan.

Diketahui, AS dan Israel telah melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari 2026, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS, sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar dan penerbangan global.

Selain itu, setidaknya 13 anggota militer AS telah tewas sejak perang dimulai, dalam konflik yang telah menaikkan harga energi dan mempengaruhi pengiriman melalui Selat Hormuz. (Ant).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat meluncurkan operasi Epic Fury

Trump Berencana Tambah 10.000 Pasukan Darat untuk Perang Lawan Iran

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mempertimbangkan untuk menambah hingga 10.000 pasukan darat AS ke Timur Tengah, dalam konteks perang melawan Iran.

img_title

VIVA.co.id

28 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |