Bursa Asia Terjun Bebas, Rudal Houthi ke Israel Picu Tekanan Global

3 weeks ago 21

Senin, 30 Maret 2026 - 09:34 WIB

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik dibuka anjlok tajam pada sesi perdagangan hari ini, Senin, 30 Maret 2026. Penurunan masih dipicu tensi perang di Timur Tengah yang memasuki minggu kelima meskipun ada upaya damai melalui jalan diplomatik.

Kelompok Houthi Yaman mengatakan telah menembakkan rudal ke Israel pada Sabtu, 28 Maret 2026. Ini menandai keterlibatan langsung Yaman untuk pertama dalam perang yang dipimpin AS dan Israel melawan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah unggahan di X, Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, mengatakan pihaknya meluncurkan rentetan rudal balistik ke tempat-tempat yang mereka sebut sebagai situs militer Israel yang sensitif. Saree menegaskan upaya ini merupakan dukungan kepada Iran dan pasukan Hizbullah sekutunya di Lebanon.

Serangan Yaman ke Israel menunjukkan peningkatan eskalasi lebih lanjut perang yang dimulai dengan serangan udara AS dan Israel terhadap target-target Iran pada 28 Februari 2026.

Mengutip CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan turun lebih dari 5 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil Kosdaq merosot 3,97 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 3,97 persen sementara indeks Topix tergerus 3,9 persen. Regulator Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) sedang membahas perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut pada pertemuan di bulan Maret 2026.

Kenaikan suku bunga acuan menyusul lonjakan harga minyak dunia imbas konflik Timur Tengah yang memberikan tekanan terhadap inflasi. Salah satu anggota Dewan BOJ mengisyaratkan bahwa pengetatan mungkin perlu dipercepat, menurut ringkasan pendapat yang dirilis hari ini.

Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 1,46 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong tergerus 1,52 persen sementara CSI 300 kehilangan 0,77 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wall Street juga menujukkan koreksi cukup dalam pada penutupan pasar jelang akhir pekan. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 793,47 poin atau 1,73 persen dan ditutup pada 45.166,64.

Indeks S&P 500 merosot 1,67 persen dan mengakhiri sesi pada level terendah tujuh bulan di 6.368,85.  Nasdaq Composite  terjun 2,15 persen menjadi 20.948,36.

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta. (Foto ilustrasi)

IHSG Dibuka Memerah dan Dibayangi Pelemahan Seiring Gejolak Harga Energi Global

IHSG dibuka memerah 76 poin atau 1,08 persen di level 7.020 pada pembukaan perdagangan Senin, 30 Maret 2026, dan berpotensi melemah pada perdagangan hari ini.

img_title

VIVA.co.id

30 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |