Minggu, 29 Maret 2026 - 08:40 WIB
VIVA – Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah menyatakan jamaah umrah Indonesia yang busnya terbakar di dekat Madinah akan dipulangkan ke Indonesia pada 31 Maret.
"Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026," kata Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambary seperti dilansir dari Antara, Minggu, 29 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mengatakan Satgas Pelindungan KJRI Jeddah telah menemui pembimbing dan perwakilan jamaah di Madinah pada Jumat malam waktu setempat.
Menurut Yusron, ada 24 orang, sebagian besar dari Sumatera Barat, yang berada di dalam bus nahas tersebut. Sopir bus diketahui merupakan warga negara Mesir.
"Seluruh jamaah dalam kondisi selamat dan tidak terdapat korban luka fisik. Paspor seluruh jamaah juga aman tidak ikut terbakar," katanya.
Namun, sejumlah anak mengalami trauma ringan dan enggan menumpang bus lagi untuk sementara.
Insiden terjadi saat perjalanan menuju Madinah, sekitar 20 menit sebelum tiba di kota itu.
Sebelum kejadian, jamaah telah dua kali mengingatkan adanya bau kopling terbakar pada bus.
Namun, dua sopir bus tersebut menyatakan kendaraan dalam kondisi aman.
Tak lama kemudian terdengar suara letusan dari ban. Sopir segera menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun.
Api kemudian membesar, sementara alat pemadam api ringan di bus tidak mampu memadamkan kobaran.
Sekitar 30 menit setelah kejadian, bus pengganti tiba dan membawa jamaah ke Hotel Manazel Al Sadiq.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Yusron mengatakan tidak ada indikasi sopir mengemudi ugal-ugalan. Dugaan awal mengarah pada masalah teknis kendaraan.
"KJRI akan mengawal kasus ini, termasuk jika ada kompensasi dari perusahaan transportasi," katanya.
Bus Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah, Tak Ada Korban Jiwa
Bus terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, tepatnya setelah pintu pemeriksaan terakhir masuk ke Kota Madinah atau sekitar 50 km dari pusat kota suci itu.
VIVA.co.id
28 Maret 2026

3 weeks ago
17



























