Jakarta, VIVA – Pernyataan dari Buya Yahya kembali menjadi sorotan publik. Dalam sebuah ceramahnya, ia menegaskan bahwa umat Islam tidak diwajibkan untuk secara khusus mencari uang demi bisa menunaikan ibadah haji. Penjelasan ini sekaligus meluruskan pemahaman yang selama ini berkembang di masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Buya Yahya berbicara dengan tegas mengenai prioritas dalam menjalankan kewajiban agama, terutama terkait ibadah haji dan tanggung jawab terhadap keluarga. Ia menekankan bahwa haji bukanlah sesuatu yang harus dikejar dengan cara memaksakan diri, apalagi sampai mengorbankan kebutuhan utama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menegaskan bahwa tidak ada perintah khusus untuk mencari uang demi berhaji. Bahkan, ia menyampaikan hal tersebut dengan sangat lugas agar mudah dipahami masyarakat luas.
“Tidak dianjurkan tidak diperintahkan tidak diwajibkan anda mencari duit untuk Haji. kurang ekstrem apa omongan saya,” tegas Buya Yahya yang dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV pada Jumat, 27 Maret 2026.
Selanjutnya, Buya Yahya kembali menekankan bahwa kewajiban utama seorang suami adalah menafkahi keluarga, bukan memaksakan diri mengejar ibadah haji dalam kondisi belum mampu.
“Anda tidak wajib mengumpulkan duit cari duit untuk Haji, nggak wajib. Yang wajib suami cari duit nafkahi istri. Tapi Anda tidak wajib mencari duit untuk naik haji, nggak ada,” tegasnya lagi.
Ia kemudian menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa kewajiban haji hanya berlaku ketika seseorang benar-benar sudah memiliki kemampuan, tanpa harus dipaksakan.
“Jika ternyata Anda tiba-tiba kaya baru wajib haji itu saja,” tandasnya.
Fenomena di masyarakat menunjukkan masih banyak orang yang rela berutang atau menekan kebutuhan keluarga demi bisa berangkat haji. Padahal, tindakan tersebut justru bertentangan dengan prinsip dasar yang disampaikan oleh para ulama.
Sejumlah netizen pun memberikan tanggapan terkait pernyataan tersebut. Banyak yang merasa tercerahkan dan mulai memahami kembali esensi dari kewajiban haji.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Mungkin buya begini karena banyak kejadian di luar sana yang berhutang kesana-kemari demi naik haji. Yang menomor duakan kewajiban mencari nafkah untuk keluarga (istri dan anak) demi menabung berhaji.”
“Haji itu wajib bila mampu... Makanya buya menjelaskan demikian. Kalau anak istri msh blum trcukupi artinya "tidak mampu" Jadi tidak wajib haji…”
Halaman Selanjutnya
“masyaAlloh.. setelah sekian lama jadi beban di pikiran saya.. jadi enteng setelah denger jawaban Buya Yahya.”

4 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)