Jakarta, VIVA – Nama Dea Annisa sempat menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang ibu viral di media sosial. Dalam pernyataan tersebut, Dea disebut sebagai tulang punggung keluarga yang bahkan rela menunda pernikahan demi membantu kebutuhan keluarga, termasuk kakak-kakaknya. Narasi itu pun memicu berbagai asumsi dari publik.
Namun, Dea akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa anggapan dirinya menanggung seluruh kebutuhan keluarga tidak sepenuhnya benar. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam penjelasannya, Dea mengaku justru merasa tidak nyaman karena isu tersebut bisa memunculkan persepsi negatif terhadap kakak-kakaknya. Ia menekankan bahwa seluruh anggota keluarganya memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, termasuk dalam hal pekerjaan.
“(Komentar netizen) yang paling nggak enak sebenernya ke kakak-kakak aku sih ya karena mereka ngerasa oh dia ngebiayain kakak-kakaknya, kakak-kakaknya ngapain aja gitu. Sebenernya nggak ya guys, kakak aku semuanya kerja dari dulu dan memang saat aku pun nggak ada mereka yang membantu aku paling pertama,” ungkap Dea Annisa saat berbincang bersama Melaney Ricardo yang dikutip dari YouTube pada Minggu, 29 Maret 2026.
Lebih lanjut, Dea menjelaskan bahwa dunia hiburan yang ia jalani memiliki dinamika yang tidak selalu stabil. Ada masa di mana pekerjaan ramai, namun ada juga waktu-waktu sepi. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kondisi finansial dalam keluarganya bersifat fleksibel dan tidak bergantung pada satu orang saja.
“Karena ya balik lagi ya kalo dunia entertainment kan ada naik turunnya, jadi bukan bener-bener aku ngebiayain 100 persen keluarga aku, tidak,” ungkapnya lagi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, hubungan dalam keluarga dibangun atas dasar saling mendukung. Ketika salah satu anggota keluarga sedang berada di kondisi sulit, maka yang lain akan membantu. Begitu pula sebaliknya, ketika ia sedang tidak memiliki pekerjaan, keluarganya juga hadir untuk memberikan dukungan.
“Karena memang ya namanya keluarga ada naik turunnya jadi saat ada yang turun kita yang bantu, kalo ada saatnya aku juga nggak ada kerjaan akan keluarga yang bantu karena balik lagi, siapa yang akan bantu kita kalo bukan keluarga?” jelas Dea.
Halaman Selanjutnya
Dea juga mencoba memahami sudut pandang sang ibu yang sebelumnya menyampaikan pernyataan tersebut. Ia menilai bahwa apa yang diungkapkan ibunya lebih didorong oleh perasaan emosional sebagai orang tua yang ingin membanggakan anaknya.

3 weeks ago
18



























