Diacungi Jari Tengah oleh Murid, Guru SMAN 1 Purwakarta Lapang Dada: Saya Maafkan

3 days ago 2

Kamis, 23 April 2026 - 00:00 WIB

VIVA – Seorang guru SMAN 1 Purwakarta, yang akrab disapa Bu Atun, memilih memaafkan murid-muridnya usai diolok-olok saat proses belajar mengajar. 

Olok-olokan yang dilakukan murid terhadap gurunya di SMAN 1 Purwakarta tersebut viral di media sosial, hingga mendapat respons langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM-sapaan akrab Dedi Mulyadi mendatangi langsung Bu Atun ke sekolah sekaligus memberikan pembinaan kepada siswa yang bersangkutan.

Di hadapan KDM, Bu Atun mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut saat berlangsung. Ia baru menyadarinya setelah menerima informasi dari alumni. Peristiwa itu terjadi saat ia sedang mengajar materi praktik keberagaman di kelas.

“Saya kaget juga, karena saya sendiri tidak tahu saat itu ada kejadian di belakang saya,” ujar Bu Atun kepada Dedi Mulyadi.

Meski sempat terkejut, Bu Atun memilih untuk memaafkan tindakan para siswa. Ia menilai para murid masih dalam proses pembelajaran dan membutuhkan pembinaan, bukan sekadar hukuman.

“Saksinya Allah bahwa saya sudah memaafkan,” kata Bu Atun.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, termasuk nilai spiritual, akhlak, dan emosional siswa. Pendekatan tersebut menjadi prinsip yang ia pegang selama mengajar.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak sekolah bersama pemerintah daerah memberikan pembinaan kepada siswa yang terlibat. Sanksi yang diberikan lebih mengarah pada edukasi, seperti program pembinaan karakter, bukan hukuman berat.

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi juga mengapresiasi sikap Bu Atun dan berencana meningkatkan fasilitas sekolah. Ia bahkan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp25 juta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi sang guru.

Namun, Bu Atun memilih untuk tidak menggunakan bantuan tersebut untuk kepentingan pribadi. Ia menyatakan akan menyalurkan dana itu kepada yayasan anak yatim yang dibinanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terima kasih, Pak. Saya niatkan bantuan ini untuk disumbangkan kepada anak yatim,” ucapnya.

Keputusan tersebut mendapat dukungan dari Dedi Mulyadi. Ia menyebut bantuan tersebut tetap diberikan kepada Bu Atun untuk kemudian disalurkan sesuai niatnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di BPK Jawa Barat

Dedi Mulyadi Tanggapi Tantangan Wagub Kalbar soal “Cium Lutut”

Dedi Mulyadi merespons tantangan Wagub Kalbar soal “cium lutut” dengan menekankan perbedaan fiskal dan wilayah serta pentingnya kolaborasi antar daerah.

img_title

VIVA.co.id

12 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |