Jakarta, VIVA – Tragedi dua Asisten rumah tangga (ART) yang melompat dari lantai 4 kos majikan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, menyisakan fakta mengejutkan.
Korban yang tewas dalam peristiwa itu ternyata masih berusia 15 tahun. Hal itu diungkap Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi Dhimas Prasetyo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Usia 15 untuk yang meninggal," katanya, Jumat, 24 April 2026.
Kasus yang menyita perhatian publik ini kini resmi naik penanganannya ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.
"Gabungan Polres Jakpus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Budi.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Dua asisten rumah tangga (ART) dilaporkan melompat dari kamar kos milik majikannya. Satu orang diantaranya tewas.
Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar, terlebih setelah kabarnya beredar luas melalui pesan berantai di kalangan penghuni kos.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra, membenarkan insiden tersebut.
“Benar (satu PRT tewas),” kata Roby kepada wartawan, Kamis, 23 April 2026.
Polisi Akan Periksa Agen Penyalur, Usut Tragedi ART Loncat dari Lantai 4 di Benhil
Penanganan kasus tragis Asisten rumah tangga (PRT) yang nekat melompat dari lantai 4 kosan di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terus dikembangkan.
VIVA.co.id
24 April 2026

1 day ago
2



























