Filipina Pastikan KTT ke-48 ASEAN Tetap Digelar, tapi Jadi Sederhana

4 weeks ago 11

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:00 WIB

Manila, VIVA – Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memastikan bahwa KTT ke-48 ASEAN di Cebu akan tetap digelar pada 8--9 Mei 2026 mendatang, meski dengan penyederhanaan signifikan pada penyelenggaraannya mengingat konflik di Timur Tengah.

Saat ditemui wartawan di Kota Silang, Provinsi Cavite, Jumat, Marcos mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan konsultasi dengan para pemimpin di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah menanyakan mitra kami di 10 negara anggota ASEAN lainnya, dan pertanyaannya sangat sederhana: Apakah anda -- karena semuanya sibuk dengan krisis minyak, karena perang di Timur Tengah -- menghendaki penundaan KTT ASEAN," kata Presiden Filipina.

"Mufakat yang tercapai adalah bahwa saat ini kita harus mengoordinasikan usaha bersama. Jadi, inilah yang akan kita lakukan, kita akan lanjutkan penyelenggaraan KTT ASEAN," ucap Marcos, menambahkan.

Tetapi, kata dia, KTT ke-48 ASEAN tersebut akan dilaksanakan dengan "sangat sederhana" dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu minyak, pangan, dan tenaga kerja migran.

Menurut Presiden Filipina, KTT ASEAN mendatang akan penting untuk membantu para pemimpin ASEAN menentukan apa yang dapat dilakukan di masa depan, bagaimana ASEAN bisa saling membantu, dan bagaimana ASEAN harus mengambil sikap terkait dinamika yang terjadi.

"Kita akan membahas soal tiga isu utama ini -- tentang pasokan minyak dan produk minyak, tentang pasokan pangan dan harga pangan, dan tentang pekerja migran," kata dia.

Lebih lanjut, KTT ke-49 ASEAN yang akan dilaksanakan di Kota Pasay pada 10--12 November 2026 "secara tentatif" masih akan dilanjutkan, mengingat agenda penting tersebut akan dihadiri pemimpin dunia, tutur Marcos.

Sebagai pemegang keketuaan ASEAN, Filipina akan melaksanakan hingga 650 rapat tingkat menteri dan pejabat senior pada tahun ini.

Sementara, pimpinan Senat Filipina sempat menyatakan mendukung langkah menunda KTT ASEAN tahun ini akibat tekanan ekonomi dari perang di Timteng serta melonjaknya harga minyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah penundaan tersebut, apabila benar dilakukan, berpotensi menghemat anggaran lebih dari 17 miliar peso (Rp4,7 triliun).

Pimpinan senat mengusulkan supaya anggaran yang tadinya dialokasikan untuk penyelenggaraan KTT ASEAN dapat dialihkan untuk meredakan dampak ekonomi dari konflik di Timteng. (Ant)

Viral di media sosial warga filipina berjalan kaki ke kantor imbas krisis BBM

Viral di Media Sosial Warga Filipina Jalan Kaki ke Kantor Imbas Krisis BBM

Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan video para pekerja di Filipina yang berjalan kaki menuju tempat kerja imbas krisis bahan bakar minyak (BBM).

img_title

VIVA.co.id

28 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |