Ternate, VIVA - Batalyon Infanteri (Danyonif) 733/Masariku minta maaf terkait pemukulan oleh salah satu prajurit yang buat seorang warga meninggal dunia di Desa Umaloya, Sanana Maluku Utara.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 733/Masariku Letkol Inf M. Aminulah di Sanana Maluku Utara, menyampaikan maaf pada seluruh lapisan masyarakat atas kegaduhan yang timbul di ruang publik akibat peristiwa tersebut. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Yonif 733/Masariku, saya menyampaikan rasa bela sungkawa yang paling dalam kepada keluarga almarhum Sukra Umagafur. Kami merasakan kesedihan yang dialami keluarga, dan kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata dia, Jumat, 27 Maret 2026.
Kata dia, berdasar laporan awal, insiden yang terjadi pada Minggu 22 Maret 2026 itu bermula dari perselisihan antar-pemuda. Adik dari prajurit berinisial Pratu SB terlibat perkelahian dengan adik korban.
Perselisihan kemudian memuncak ketika rombongan keluarga korban mendatangi rumah Pratu SB dalam kondisi emosi dan melakukan protes keras di depan rumah saat prajurit tersebut sedang menjalani cuti Lebaran.
Menurut dia, saat perjalanan pulang, adik Pratu SB diduga dihentikan dan dikeroyok oleh sekelompok orang yang dipengaruhi minuman keras. Pratu SB yang melihat kejadian itu berupaya melerai dengan memeluk adiknya, namun justru ikut menjadi sasaran pukulan di bagian kepala dan leher.
Dalam situasi terdesak, Pratu SB kemudian memberikan pukulan balasan yang mengenai wajah korban hingga terjatuh dan bagian belakang kepalanya terbentur aspal. Korban sempat dilarikan ke RSUD Sanana sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Danyon menegaskan bahwa TNI merupakan institusi yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat, sehingga setiap tindakan prajurit yang mencederai nilai tersebut akan ditangani secara serius.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami pastikan bahwa TNI tidak akan pernah menutupi fakta yang ada. Namun, mari kita beri ruang bagi pihak terkait untuk bekerja melihat fakta-fakta secara utuh dan objektif,” tutur dia.
Ia juga menyayangkan adanya tindakan main hakim sendiri oleh sekelompok warga yang melakukan intimidasi serta perusakan terhadap rumah pribadi prajurit tersebut. Menurutnya, tindakan anarkis seperti itu merupakan pelanggaran hukum yang tidak seharusnya terjadi di tengah masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Saat ini, Pratu SB telah diamankan di Makoramil Sanana dan selanjutnya diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan militer.

3 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)