Horor Religi Naik Level! Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Angkat Pesugihan vs Eksorsisme Katolik

2 hours ago 1

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:20 WIB

Jakarta, VIVA – Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru lewat proyek terbaru berjudul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film ini tak sekadar menawarkan teror, tetapi juga membawa isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni praktik pesugihan dan pertarungan iman. Dengan pendekatan yang lebih berani, film ini digadang-gadang menjadi salah satu horor religi paling dinanti tahun ini.

Berbeda dari film horor pada umumnya, sekuel dari Kuasa Gelap ini menghadirkan konflik yang lebih kompleks. Jika sebelumnya penonton diperkenalkan dengan dunia eksorsisme, kali ini cerita berkembang lebih luas dengan mempertemukan dua hal yang jarang diangkat secara bersamaan, praktik pesugihan dan eksorsisme Katolik. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proyek ini diproduksi oleh Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment, yang sebelumnya sukses membawa film pertamanya meraih lebih dari 1,4 juta penonton dan dikenal hingga mancanegara. Proses syuting dijadwalkan dimulai pada April 2026.

Disutradarai oleh Rizal Mantovani, film ini menjanjikan pengalaman yang lebih intens dari sebelumnya. Ia dikenal sebagai sosok di balik berbagai film horor populer Indonesia, sehingga ekspektasi terhadap karya terbarunya pun cukup tinggi.

“Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengangkat tema yang belum pernah hadir di layar lebar Indonesia: pesugihan dari sudut pandang iman Katolik. Pesugihan bukanlah sekedar fiksi atau takhayul semata. Ini adalah kenyataan yang masih terjadi di banyak daerah di Indonesia. Dan bukan hanya satu jiwa yang dipertaruhkan, tapi keselamatan seluruh desa,” ujar produser Robert Ronny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya dari sisi cerita, kekuatan film ini juga didukung oleh jajaran pemain yang solid. Jerome Kurnia dan Lukman Sardi kembali dipercaya memerankan Romo Thomas dan Romo Rendra, dua karakter yang kini menjadi ikon dalam genre horor religi Indonesia. Selain itu, film ini juga diramaikan oleh nama-nama seperti Venly Arauna, Keysha Angelica, hingga Feby Febiola yang kembali ke dunia akting setelah cukup lama vakum.

“Saya merasa tertantang sekaligus terhormat dipercaya menyutradarai film ini. Di Perjanjian Darah, pertarungan imannya jauh lebih brutal. Kedalaman tema film ini jauh melampaui film pertama,” ungkap Rizal Mantovani.

Halaman Selanjutnya

Kembalinya para pemeran lama juga membawa perkembangan karakter yang lebih dalam. Lukman Sardi mengungkap bahwa karakter Romo Rendra akan menghadapi ujian iman yang jauh lebih berat dibanding sebelumnya. Hal ini membuat cerita terasa lebih manusiawi sekaligus emosional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |