Jakarta, VIVA – Di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi, industri asuransi syariah di Indonesia tetap mencatat pertumbuhan. Kenaikan aset, perluasan distribusi, serta penyaluran klaim menjadi indikator bahwa permintaan terhadap perlindungan berbasis syariah masih terus berjalan.
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mencatat pertumbuhan aset lebih dari 20 persen sepanjang 2025. Nilai aset perusahaan meningkat dari Rp6,6 triliun pada 2024 menjadi sekitar Rp8 triliun pada 2025.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejalan dengan capaian tersebut, Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin menerima penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media.
“Penghargaan ini mencerminkan dedikasi dan komitmen seluruh tim Prudential Syariah dalam menjaga kepercayaan serta terus berinovasi sesuai kebutuhan peserta,” kata Iskandar Ezzahuddin, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Jumat, 24 April 2026.
"Kami memandang capaian ini sebagai dorongan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan berbasis syariah yang relevan dan komprehensif untuk kebutuhan keluarga Indonesia yang terus berkembang," sambungnya.
Menurut perusahaan, pertumbuhan aset tersebut mencerminkan pengelolaan bisnis yang disiplin serta strategi pertumbuhan yang terarah dan berkelanjutan di tengah tantangan industri.
Selain itu, Prudential Syariah juga menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Perusahaan menjalankan berbagai program pelatihan bagi tenaga pemasar dan karyawan, memperkuat budaya perusahaan yang berorientasi pada integritas dan kolaborasi, serta melakukan pengembangan talenta.
Penguatan bisnis juga dilakukan melalui kanal distribusi agency dan bancassurance. Saat ini, kanal agency Prudential Syariah didukung oleh lebih dari 60.000 tenaga pemasar profesional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, kanal bancassurance dijalankan melalui kemitraan strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki akses ke lebih dari 21 juta nasabah di seluruh Indonesia. Di sisi lain, perusahaan juga menyalurkan santunan klaim sebesar Rp2,2 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut mencakup manfaat asuransi jiwa, kesehatan, hingga penyakit kritis.
Penyaluran klaim tersebut disebut sebagai bentuk perlindungan bagi peserta sesuai prinsip tolong-menolong atau ta’awun dalam asuransi syariah. “Ke depannya, kami akan terus berfokus pada pengembangan produk dan layanan yang memperkuat ketahanan finansial peserta melalui prinsip-prinsip syariah,” lanjut Iskandar.
Halaman Selanjutnya
Penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 sendiri diberikan kepada para pemimpin yang dinilai mampu menunjukkan kepemimpinan yang kredibel, adaptif, dan berdampak melalui sejumlah parameter, antara lain popularity, competency, personality, dan crisis leadership.

1 day ago
4



























