Milan, VIVA – Karya anak bangsa di bidang desain dan kreativitas melenggang di panggung global, Salone del Mobile Milano 2026 di Milan, Italia. Dalam pameran bergengsi ini, beragam kreasi unggulan Indonesia ditampilkan lewat instalasi “House of Indonesia” di IDD Pavilion.
Instalasi bertajuk “House of Indonesia” merupakan sebuah konsep booth kolaboratif yang mengintegrasikan desainer, manufaktur, hingga komunitas kreatif dalam satu ekosistem. Inisiatif ini digagas IDD PIK 2 menampilkan karya-karya hasil kurasi Alvin Tjitrowirjo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karya yang dipamerkan mengusung pendekatan kontemporer dengan tetap mengakar pada identitas lokal. Penataan interior dirancang ciamik dengan menghadirkan estetika modern dan berkelas berkat tangan dingin Pendiri Domisilium Studio, Santi Alaysius.
“Partisipasi ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan desain khas kita. Lewat IDD Pavilion, kita tunjukkan bahwa Indonesia punya ekosistem yang mampu berpikir konseptual, merancang dengan kuat, dan mewujudkannya dalam kualitas global,” ujar Alvin.
Dalam acara ini, Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, mengunjungi IDD Pavilion sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem industri kreatif Tanah Air yang terus berkembang. Kunjungan ini didampingi oleh jajaran KBRI Roma dan ITPC Milan, serta disambut oleh CEO Indonesia Design District (IDD), Ipeng Widjojo.
Junimart juga mengunjungi area Salone Satellite yang menjadi wadah bagi desainer muda dari berbagai negara. Di panggung ini, talenta Indonesia seperti Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret tampil sejajar dengan kreator global.
Junimart mengapresiasi semangat dan dedikasi para desainer muda Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang kelas dunia ini. Menurutnya, kehadiran mereka bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga representasi kebanggaan bangsa di tingkat internasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami sangat mengapresiasi gairah dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Indonesia Design District. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk mendorong desain Indonesia agar semakin dikenal dan dirayakan di panggung internasional,” tutur Junimart Girsang di akhir kunjungannya.
Partisipasi Indonesia dalam pameran ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak seperti Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, Indonesia Design Development Centre (IDDC), ITPC Milan, serta KBRI Roma bersinergi untuk memastikan kehadiran Indonesia di Milan pada 21–26 April 2026.
Halaman Selanjutnya
Melalui ajang ini, Indonesia tidak hanya tampil sebagai pasar, tetapi mulai menegaskan posisinya sebagai pemain penting dalam inovasi desain, material, dan arsitektur interior dunia. (LAN)

1 day ago
2



























