Minggu, 29 Maret 2026 - 16:48 WIB
Iran, VIVA – Pemerintah Iran kembali membuka akses pelayaran di Selat Hormuz dengan mengizinkan 20 kapal berbendera Pakistan melintas secara aman.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengumumkan kebijakan tersebut melalui media sosial X, Minggu (29/3/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya hendak mengumumkan kabar baik bahwa pemerintah Iran telah mengizinkan 20 lagi kapal berbendera Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz," kata Ishaq Dar.
Ia menambahkan bahwa proses pelayaran akan dilakukan secara bertahap.
"Dua kapal akan melintasi selat tersebut setiap harinya," ucap dia, melanjutkan.
Menurut Ishaq Dar, langkah yang diambil Iran ini menjadi sinyal positif dalam upaya bersama untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan.
Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Sebagai respons, Teheran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan militer milik Amerika di sejumlah kawasan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi tersebut sempat membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terhenti total.
Padahal, jalur ini merupakan rute vital bagi distribusi minyak dan LPG dari kawasan Teluk ke pasar global.
Dampaknya, sejumlah negara mengalami lonjakan harga bahan bakar akibat terganggunya pasokan energi. (Antara)
Iran Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
Wakil Teheran Malek Shariati mengatakan bahwa "rencana darurat untuk mendukung hak nuklir" Iran memiliki tiga bidang utama yang mencakup rencana keluar dari NPT.
VIVA.co.id
29 Maret 2026

3 weeks ago
17



























