Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB
VIVA – Serangan udara Israel disebut telah menewaskan komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri. Klaim tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam pernyataan video pada Kamis, 26 Maret 2026.
Menurut Katz, pembunuhan itu terjadi pada Rabu malam dan juga menargetkan "perwira senior komando angkatan laut" lainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Orang yang bertanggung jawab langsung atas operasi teroris berupa pemasangan ranjau dan pemblokiran Selat Hormuz untuk pelayaran telah diledakkan dan dieliminasi," katanya.
Sejak dimulainya perang Amerika Serikat–Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Israel mengumumkan pembunuhan beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan kepala keamanan Ali Larijani.
Korban jiwa di kalangan warga sipil dilaporkan jauh lebih besar. Dalam hampir satu bulan, setidaknya 1.937 orang tewas, termasuk 452 wanita dan anak-anak, kata Wakil Menteri Kesehatan Iran Ali Jafarian kepada Al Jazeera. Selain itu, setidaknya 24.800 orang terluka, termasuk 4.000 wanita dan 1.621 anak-anak.
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan dua remaja laki-laki tewas di Shiraz sebagai bagian dari korban terbaru.
Jurnalis Al Jazeera, Ali Hashem, melaporkan dari Teheran bahwa Tangsiri adalah seorang "komandan terkenal" yang berperan penting dalam membentuk doktrin angkatan laut Iran di Selat Hormuz.
"Dia telah menjadi komandan angkatan laut selama bertahun-tahun, angkatan laut IRGC, dan dia dikenal telah banyak bekerja dalam mengembangkan postur dan teknis angkatan laut ini," kata Hashem. "Dia juga bertanggung jawab atas pengembangan drone untuk penggunaan maritim militer."
Hashem menambahkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, Tangsiri berada di kota pelabuhan Bandar Abbas, secara langsung mengawasi upaya Iran untuk menegaskan kendali atas Selat Hormuz dengan memblokir beberapa kapal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mengatakan akun media sosial Tangsiri juga memposting pembaruan tentang kapal mana yang diizinkan melewati selat tersebut, langkah-langkah yang berkontribusi pada lonjakan harga energi global.
"Dia adalah salah satu komandan yang selamat dari dua gelombang pembunuhan, yang pertama pada tahun 2025 dan yang kedua pada tahun 2026," kata Hashem. "Tetapi pada akhirnya, dia terbunuh di Bandar Abbas. Setidaknya itulah yang dikatakan laporan Israel."
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, Laksamana Brad Cooper, komandan Komando Pusat AS, menyatakan bahwa pembunuhan Tangsiri "membuat kawasan itu lebih aman," dan menambahkan dalam unggahan di X bahwa pasukan AS telah menghancurkan sekitar 92 persen kapal angkatan laut besar Iran dalam operasi yang sedang berlangsung.

3 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)