Jakarta, VIVA – Ikan asin menjadi salah satu lauk yang tak terpisahkan dari kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan khas membuatnya kerap jadi pelengkap favorit, terutama saat disantap bersama nasi hangat. Namun di balik kelezatannya, ikan asin juga menyimpan risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Kandungan garam yang tinggi pada ikan asin dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, mulai dari hipertensi hingga stroke. Asupan natrium berlebih diketahui dapat memicu tekanan darah tinggi, terutama jika dikonsumsi secara rutin tanpa diimbangi pola makan sehat lainnya. Scroll untuk tahu info lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengurangi kadar garam pada ikan asin sebelum diolah. Dengan langkah sederhana, lauk ini tetap bisa dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan.
1. Rebus Sebelum Dimasak
Metode yang cukup efektif adalah merebus ikan asin sebelum diolah lebih lanjut. Proses perebusan selama sekitar 10 menit dapat menurunkan kadar garam hingga 43,5 persen dari kadar awal.
Panas dari air rebusan membantu melarutkan garam dan menariknya keluar dari daging ikan, sehingga rasa asin tidak terlalu dominan saat disantap.
2. Gunakan Air Cuka atau Perasan Lemon
Merendam ikan asin dengan tambahan bahan asam seperti cuka atau perasan lemon juga bisa menjadi alternatif. Cara ini membantu menetralkan rasa asin yang terlalu kuat.
Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa metode ini tidak secara langsung mengurangi kadar natrium, melainkan lebih pada menyeimbangkan rasa agar tidak terlalu asin di lidah.
3. Bilas dan Rendam dengan Air Hangat
Langkah lain yang bisa dilakukan adalah membilas ikan asin dengan air bersih, lalu merendamnya dalam air hangat. Cara ini efektif membantu mengurangi garam yang menempel pada permukaan dan jaringan ikan.
Selain itu, proses perendaman juga dapat membantu menurunkan jumlah mikroorganisme yang mungkin terdapat pada ikan, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Kombinasikan dengan Bahan Lain
Saat memasak, Anda bisa menambahkan bahan seperti bawang, tomat, cabai, gula, atau santan untuk menciptakan keseimbangan rasa. Kombinasi ini dapat membantu mengurangi dominasi rasa asin tanpa menghilangkan cita rasa khas ikan asin.
Halaman Selanjutnya
Meski berbagai cara tersebut dapat membantu menekan kadar garam, konsumsi ikan asin tetap perlu dibatasi. Mengatur porsi dan frekuensi makan menjadi langkah penting untuk mencegah risiko kesehatan jangka panjang. Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang bijak, ikan asin tetap bisa menjadi bagian dari menu harian tanpa harus menjadi ancaman bagi kesehatan.

3 weeks ago
19



























