Kebiasaan Suami Clara Shinta Disorot Lagi Usai Kasus VCS

3 weeks ago 9

Senin, 30 Maret 2026 - 19:33 WIB

Jakarta, VIVA – Nama Clara Shinta kembali ramai diperbincangkan usai dirinya membongkar dugaan perselingkuhan sang suami, Muhammad Alexander Assad. Isu ini mencuat setelah Clara mengunggah bukti yang memperlihatkan suaminya melakukan Video Call Se* (VCS) dengan perempuan lain.

Di tengah viralnya kasus tersebut, warganet justru kembali menyoroti pernyataan lama Clara yang pernah membahas dinamika rumah tangganya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kebiasaan sang suami yang disebut lebih sering fokus pada tontonan drama Cina atau dracin. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen itu diungkap Clara saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, ia mengaku konflik yang terjadi dalam rumah tangganya terbilang berulang dan sederhana, namun berdampak besar secara emosional.

“Konfliknya itu-itu aja, sama kalau malam dia tuh suka ngelihatin drama Cina. Konflik kita itu aja,” ungkap Clara Shinta, dikutip Senin 30 Maret 2026.

Bagi Clara, kebiasaan tersebut membuatnya merasa kurang mendapatkan perhatian sebagai pasangan. Bahkan, ia sempat melontarkan kalimat yang cukup menyentil.

“Ya aku enggak suka. Sampai aku bilang aku mendingan jadi drama Cina aja deh daripada aku jadi istri kamu,” ujarnya.

“Orang dia malam-malam lihatin drama Cina, lihatin aku juga sih cuma kadang-kadang, scroll drama Cina yang 30 detik itu,” katanya menyambung.

Tak hanya di rumah, kebiasaan itu disebut tetap dilakukan bahkan saat mereka sedang bersama di luar, termasuk di dalam mobil.

“Misalnya di mobil nih, dia pegang tangan aku terus dari awal berangkat sampai pulang, tapi nanti enggak lihatin aku, enggak ajak ngobrol, nontonin drama Cina,” katanya.

Di sisi lain, Clara juga mengungkap adanya perbedaan mendasar dalam cara mengekspresikan kasih sayang antara dirinya dan sang suami. Hal ini membuat kebutuhan emosional dalam hubungan mereka tidak terpenuhi.

“Love language dia bersentuhan, sementara love language aku ngobrol. Nah enggak ketemu tuh,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan tersebut berdampak pada kualitas kebersamaan yang menurut Clara sangat penting dalam sebuah hubungan.

“Aku tuh suka quality time, dia tidak memenuhi quality time itu,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya

Lebih jauh, Clara menegaskan bahwa bagi dirinya, perhatian dan rasa disayangi memiliki arti yang jauh lebih besar dibandingkan kondisi materi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |