Jakarta, VIVA – Di saat berbagai platform digital mulai berbondong-bondong menyelaraskan diri dengan regulasi terbaru, raksasa gim global Roblox justru masih tertahan di lampu merah.
Hingga April 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa Roblox menjadi satu-satunya platform dari delapan target utama yang belum dianggap sepenuhnya mematuhi PP Tunas (Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid menyampaikan pihaknya telah berdiskusi dengan roblox gar platform bisa mengatasi celah pada akun anak-anak di bawah usia legal yang ada di platform mereka.
Perlu diketahui, Roblox mengajukan proposal untuk melindungi pengguna anak di platform mereka, yaitu dengan menghadirkan beberapa mode, yaitu akun Roblox Select dan Roblox Kids di Indonesia.
Pihak Roblox sebenarnya telah melakukan sejumlah penyesuaian global, termasuk menghadirkan fitur khusus anak seperti akun “Roblox Kids” dengan konten terbatas. Namun, pemerintah menilai langkah tersebut belum memenuhi standar PP Tunas secara menyeluruh.
"Ini sebetulnya yang dituntut sekali oleh orang tua khususnya di Indonesia sehingga dengan berat hati, meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi (PP Tunas),” kata Meutya Hafid.
Salah satu sorotan utama adalah fitur komunikasi dalam game yang masih memungkinkan anak berinteraksi dengan orang asing. Hal ini dianggap berpotensi menimbulkan risiko keamanan yang belum sepenuhnya teratasi.
Pemerintah mengapresiasi itikad baik Roblox yang terus berkomunikasi secara intensif. Namun, hingga saat ini statusnya masih dianggap patuh sebagian (parsial). Roblox diberikan tenggat waktu untuk menyerahkan penilaian mandiri (self-assessment) dan memperbaiki proposal mereka agar sesuai dengan hukum yang berlaku di tanah air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Belum patuhnya Roblox terhadap PP Tunas bukan semata karena penolakan, melainkan karena proses penyesuaian yang masih berlangsung. Pemerintah menuntut perlindungan maksimal bagi anak, sementara platform global seperti Roblox membutuhkan waktu untuk menyesuaikan sistemnya.
Ini Alasan Minecraft Java Edition Jadi Favorit Gamer PC
Temukan alasan utama Minecraft Java Edition tetap jadi pilihan nomor satu gamer PC, mulai dari kebebasan modding tanpa batas, grafis realistis, hingga sistem Redstone.
VIVA.co.id
24 April 2026

1 day ago
2



























