Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry masih menjadi perhatian publik. Di tengah derasnya arus informasi yang beredar di media sosial, sang pendakwah akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi langsung melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam pernyataannya, Syekh Ahmad Al Misry menegaskan bahwa berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya tidak benar. Ia secara tegas membantah adanya tindakan pelecehan terhadap santri seperti yang ramai diperbincangkan. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang, dan juga ada saksi-saksinya," kata Syekh Ahmad Al Misry, dikutip Kamis 23 April 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah hukum telah ditempuh dengan menyerahkan sejumlah bukti kepada pihak berwenang melalui kuasa hukumnya.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam menghadapi tuduhan yang menurutnya tidak berdasar tersebut.
Tak hanya itu, Syekh Ahmad Al Misry juga menyoroti adanya narasi lain yang dinilainya sebagai fitnah serius, khususnya yang berkaitan dengan tokoh-tokoh besar dalam Islam. Ia menyebut bahwa ada pihak-pihak yang mengaitkan dirinya dengan pernyataan yang sangat sensitif dan melukai umat Muslim.
"Tuduhan fitnah yang sangat kejam, yang sangat melukai hati saya dan setiap orang muslim adalah fitnah terhadap Rasulullah Muhammad SAW melakukan pelecehan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib," kata Syekh Ahmad.
Pernyataan tersebut merujuk pada isu yang beredar luas di media sosial yang menyebut dirinya pernah menyampaikan hal tidak pantas terkait Nabi Muhammad SAW dan Ali bin Abi Thalib. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan fitnah yang tidak pernah ia ucapkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, ia juga membantah adanya pernyataan yang dikaitkan dengan ulama besar Imam Syafi'i. Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut dirinya mengeluarkan pernyataan tidak pantas tentang Imam Syafi’i adalah tidak benar.
"Dan Imam Syafi'i, bahwasannya beliau kalau masih ada di zaman sekarang bisa ikut menonton video yang tidak senonoh. Itu adalah fitnah dan dusta yang sangat kejam yang melukai hati kita sebagai muslim," katanya.
Halaman Selanjutnya
"Dan saya minta kepada ustaz yang menyebarkan informasi tersebut, demi Allah saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian dan ini adalah fitnah yang sangat kejam," imbuhnya.

2 days ago
6



























