Merdeka Gold Resources Tunjuk 3 Direksi Baru, Ini Profil Lengkapnya

3 weeks ago 16

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:03 WIB

Jakarta, VIVA – Manajemen PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bersiap merombak jajaran petinggi dengan mengangkat direksi baru menyusul pengunduran diri tiga anggota Direksi pada 18 Maret 2026. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persertujuan para investor. 

Perseroan mengungkapkan, agenda ini merupakan tindak lanjut dari pengunduran diri Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. RUPS akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan regulasi yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mata acara ini juga mencakup rencana  pengangkatan Nicholas John Green, Barend Johannes Nicolaas Knoetze, dan Suryadinata Tanu masing-masing sebagai Direktur Perseroan," ujar Manajemen EMAS dikutip dari keterbukaan informasi, Sabtu, 28 Maret 2026. 

 Tidak hanya itu, Perseroan juga mengajukan sejumlah nama untuk memperkuat jajaran Dewan Komisaris. Mereka adalah Xinyu Wang dan Winato Kartono sebagai Komisaris, serta Yu Gao, John Mackay McCulloch Williamson, dan Jona Widhagdo Putri sebagai Komisaris Independen.

Berikut tiga profil calon direksi baru EMAS yang akan diangkat dalam RUPS dijadwalkan pada Rabu, 22 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Profil Nicholas John Green

Nicholas John Green (49 tahun) merupakan kandidat Direktur EMAS yang akan bertanggung jawab atas pengembangan proyek pertumbuhan baru, ekspansi fasilitas operasional, serta pemberian arahan strategis di seluruh entitas anak perusahaan. Ia bergabung dengan grup pada Mei 2022 sebagai General Manager dan sempat menjabat General Manager Proyek Pani di MMS hingga Mei 2024, sebelum kemudian dipercaya sebagai General Manager GSM sejak Mei 2024.

Nicholas memiliki pengalaman panjang di industri pertambangan global dengan berbagai posisi strategis. Sebelum bergabung dengan perseroan, ia menjabat sebagai Group Head of Projects di PT Meares Soputan Mining, anak usaha Archi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga pernah berkarier di PT Maruwai Coal yang berada di bawah grup Alamtri Resources Indonesia, serta memiliki pengalaman sebagai Construction Engineer di Tambang Martabe, Construction Manager di NuiPhao Mining Vietnam, dan Project Manager di Ausenco Minerals Australia.

Ia meraih gelar Bachelor of Engineering (Honours) dari University of Tasmania, Australia, serta mengantongi sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Halaman Selanjutnya

Profil Barend Johannes Nicolaas Knoetze

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |