Jakarta, VIVA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan atau penundaan aksi rebalancing MSCI Indonesia Index periode Mei, yang terundur hingga bulan Juni 2026 mendatang.
Pengumuman ini merupakan komunikasi publik resmi pertama dari MSCI sejak Januari 2026 lalu, dan mempertimbangkan serangkaian proposal reformasi serta pertemuan dan diskusi tertutup dari regulator pasar modal RI.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Manajemen PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) mengatakan, di satu sisi pengumuman ini diterima secara positif, karena pasar modal Indonesia untuk sementara tetap terhindar dari keputusan penurunan ke tingkat Frontier Market.
"Suatu kemungkinan yang jika terjadi, bisa memicu arus keluar dana pasif global hingga sekitar US$7,8 miliar atau setara lebih dari Rp120 triliun," kata Manajemen Henan Asset dalam keterangannya, Jumat, 24 April 2026.
Namun di sisi lain, pengunduran rebalancing belum sepenuhnya menghilangkan ketidakpastian di kalangan investor, karena memperpanjang periode ketidakpastian terhadap arah evaluasi MSCI berikutnya.
Di balik berbagai kebisingan, Henan Asset menilai pentingnya memahami latar belakang dari usaha regulator dalam mereformasi pasar. Karena, hal ini bukan sekadar diskursus penyesuaian kebijakan, melainkan kebutuhan struktural untuk memperkuat kredibilitas pasar.
Hal itu dapat bercermin misalnya pada implementasi High Shareholding Concentration (konsep yang diterapkan di pasar modal Hong Kong), akses terhadap Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen (konsep yang paling mirip dengan yang telah diterapkan di India).
"Bahkan hingga peningkatan batas minimum free float dan peningkatan granularitas klasifikasi investor yang merupakan salah satu best practice internasional," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam konteks Indonesia, momentum reformasi ini hadir di waktu yang tepat. Basis investor domestik yang terus membesar dan kini mencapai 23 juta investor ritel, menciptakan kebutuhan nyata akan pasar yang lebih transparan dan terpercaya.
"Di sisi lain, kejelasan data kepemilikan dan struktur indeks yang lebih sehat, membuka pintu bagi partisipasi investor global yang lebih dalam dan berkelanjutan. Dua kekuatan ini bergerak untuk mendukung pasar yang lebih berkualitas dan menguntungkan semua pihak," ujarnya.
Tips Cari Rekomendasi Saham Harian Terbaik untuk Investasi
Banyak investor pemula tertarik mencari rekomendasi saham harian untuk mengejar keuntungan jangka pendek. Tapi, realitanya, nggak semua rekomendasi itu bisa diikuti.
VIVA.co.id
23 April 2026

1 day ago
4



























