Pejabat AS Akui Iran Masih Tetap Punya Kekuatan Militer Besar Meski Dihantam Serangan Bertubi-Tubi

2 days ago 5

Kamis, 23 April 2026 - 10:00 WIB

VIVA Iran disebut masih mempertahankan kemampuan militernya dalam skala besar, meski telah menghadapi serangan dari Amerika Serikat dan Israel selama beberapa bulanterakhir. Hal ini diungkap oleh sejumlah pejabat AS yang mengetahui langsung hasil penilaian intelijen.

Dalam laporan yang dirilis CBS News pada Selasa waktu setempat, para pejabat tersebut menyebut bahwa pernyataan resmi dari Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS kemungkinan meremehkan kekuatan militer Iran yang masih tersisa setelah serangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut tiga pejabat, sekitar setengah dari persediaan rudal balistik Iran beserta sistem peluncurnya masih utuh saat gencatan senjata diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 7 April.

Selain itu, sekitar 60 persen kekuatan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps juga dilaporkan masih beroperasi, termasuk kapal-kapal cepat untuk serangan.

Para pengamat menilai kondisi ini menunjukkan ketahanan Iran di tengah tekanan yang diberikan Amerika Serikat, yang selama ini berupaya memaksa Teheran tunduk pada tuntutan Washington. Sikap tersebut dianggap mencerminkan kepercayaan diri Iran terhadap kemampuan pertahanan dan serangan balasannya.

Sejalan dengan penolakannya terhadap tuntutan maksimal dari AS, Iran baru-baru ini mengumumkan penutupan jalur strategis Selat Hormuz untuk seluruh aktivitas pelayaran. Iran menyatakan jalur tersebut tidak akan dibuka kembali kecuali AS mencabut blokade laut yang dianggap tidak sah.

Pada Rabu, di tengah klaim Gedung Putih soal keberhasilan operasi militer, angkatan laut IRGC menyatakan telah mencegat dan membawa dua kapal ke perairan Iran karena melanggar aturan di Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut diidentifikasi sebagai MSC Francesca, yang disebut terkait dengan Israel, serta Epaminodes.

Laporan CBS News juga menyebut bahwa sekitar dua pertiga kekuatan angkatan udara Iran masih diyakini beroperasi, meski sebelumnya diklaim bahwa ribuan target telah dihantam, termasuk fasilitas penyimpanan dan produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan tertulis yang diajukan menjelang sidang Komite Angkatan Bersenjata DPR AS, Kepala Badan Intelijen Pertahanan menegaskan bahwa Iran masih memiliki kemampuan untuk menimbulkan kerusakan.

“Iran masih memiliki ribuan rudal dan drone serang sekali pakai yang dapat mengancam pasukan AS dan sekutunya di seluruh kawasan,” tulis Letnan Jenderal Marinir James Adams dikutip dari laman Presstv.ir, Kamis 23 April 2026.

Halaman Selanjutnya

Berbeda dengan Pernyataan Resmi AS

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |