VIVA – Bek Persija Jakarta, Fajar Fathurrahman, mengungkapkan kekecewaannya usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu 22 April 2026.
Hasil tersebut menghentikan tren kemenangan Persija meski tampil dominan sepanjang pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija sempat tertinggal lebih dulu pada menit keempat melalui gol Norberto Ezequiel Vidal. Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran mampu merespons dengan cepat lewat gol penyeimbang Allano Lima dari titik penalti pada menit ke-20.
Pemain Persija Jakarta, Allano Lima
Memasuki babak kedua, Persija terus menekan pertahanan PSIM dan menciptakan sejumlah peluang. Kendati demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta dan skor 1-1 tetap bertahan.
Fajar menilai seluruh pemain telah berupaya maksimal untuk meraih kemenangan, meski hasil akhir belum sesuai harapan. Ia menyebut tim tetap menunjukkan karakter dengan terus menekan hingga akhir laga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tentu ini hasil yang sangat mengecewakan bagi kami semua. Tapi ini sepak bola, kami mengontrol permainan dan pemain tetap percaya sampai akhir. Apa pun yang terjadi di akhir adalah yang terbaik yang kami lakukan,” ujar Fajar dikutip VIVA.co.id dari laman resmi klub.
Tambahan satu poin membuat Persija belum beranjak dari posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 59 poin, hasil dari 18 kemenangan, lima imbang, dan enam kekalahan.
Komitmen I League Perangi Rasisme dan Kekerasan di Sepakbola Indonesia
Operator kompetisi sepak bola profesional Indonesia, I.League, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas kompetisi. Prinsip keadilan, fair play, serta penghormatan
VIVA.co.id
22 April 2026

3 days ago
2



























