Punya SAL Rp420 Triliun, Purbaya Pede Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik

11 hours ago 3

loading...

Menkeu Purbaya menegaskan, Pemerintah punya cukup uang yang bisa digunakan untuk menambal subsidi energi usai memastikan tidak akan menaikkan harga bbm subsidi di sepanjang tahun 2026. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, Pemerintah tidak akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun. Ia memastikan, Pemerintah bisa menambal anggaran subsidi BBM dari dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp440 triliun.

"Jadi ingin menegaskan lagi bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggaran saya cukup," ucap Purbaya saat jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026)..

Purbaya memastikan, anggaran untuk subsidi masih dalam taraf aman terkendali. Apalagi kata dia, masih ada cadangan SAL sebesar Rp440 triliun. Baca Juga: Dilema Kenaikan Harga BBM di Tengah Lonjakan Minyak Dunia dan Kejatuhan Rupiah ke Rp17.000

"Selama suplainya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp440 triliun Rupiah yang sekarang dalam bentuk Sisa Anggaran Lebih atau SAL. Kalau kepepet itu masih bisa dipakai," terang Purbaya.

Meski demikian, Purbaya memperkirakan, potensi penggunaan dana SAL masih jauh. "Karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas USD100 untuk waktu yang berkepanjangan. Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa," ungkap Purbaya.

Untuk itu, Purbaya meminta masyarakat tidak usah panik dan khawatir. Ia juga meminta masyarakat tak berspekulasi Pemerintah tak punya uang. Baca Juga: Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026

"Jadi uang kita cukup, gitu ya. Jadi setiap kebijakan yang diberikan tadi, tentu ada konsekuensi biayanya ke kami dan kami sudah hitung cukup," pungkasnya.

(akr)

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |