Satgas PRR Pacu Upaya Bersihkan Lumpur & Rehabilitasi Sawah Pascabencana Sumatera

4 hours ago 2

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:30 WIB

Jakarta, VIVA – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan pembersihan lumpur dan rehabilitasi lahan sawah, yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam konfrensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) pada Rabu lalu, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, pembersihan lumpur menjadi fokus utama pemerintah untuk mempercepat pemulihan di sejumlah titik terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lumpur ini menjadi problem yang paling utama di lowland (dataran rendah). Kita sudah mencatat tim ini merekap di mana saja titik-titiknya," kata Tito, dikutip Sabtu, 28 Maret 2026.

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Tito Karnavian

"Kita memiliki titiknya, jumlahnya lebih kurang 445 di tiga provinsi. Yang sudah diselesaikan di Sumatera total semuanya itu lebih kurang 84 persen, tinggal 16 persen lagi,” ujarnya 

Selain itu, Tito juga menegaskan pihaknya sedang berusaha menormalisasi sungai di tiga provinsi terdampak yang penuh dengan sedimentasi lumpur. Dia mengatakan, normalisasi sungai sangat penting untuk mencegah banjir susulan dan mendukung irigasi untuk sawah dan tambak warga.

Diketahui, langkah pembersihan lumpur ini dilakukan untuk memulihkan aktivitas masyarakat serta memastikan fasilitas publik yang sempat terdampak banjir dan longsor dapat kembali berfungsi normal. Sementara rehabilitasi sawah dilakukan untuk menjaga pasokan beras dan mempercepat pemulihan kehidupan petani.

Berdasarkan laporan Satgas per 28 Maret, tercatat progres signifikan pembersihan lumpur di tiga provinsi terdampak. Rinciannya, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan capaian jumlah lokasi terbanyak. Dari total 476 lokasi yang menjadi target pembersihan, sebanyak 396 lokasi telah berhasil dibersihkan, sementara 80 lokasi lainmya masih dalam proses pengerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di Sumut, dari total 24 lokasi yang menjadi target pembersihan, sebanyak 20 lokasi telah berhasil dibersihkan, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan. Adapun di Sumbar, proses pembersihan lumpur telah rampung sepenuhnya. Sebanyak 29 lokasi terdampak telah tuntas dibersihkan 100%.

Capaian pembersihan lumpur ini juga sejalan dengan progres lahan sawah yang berhasil direhabilitasi. Berdasarkan data Satgas PRR 28 Maret, dari total 42.702 hektar sawah yang menjadi sasaran rehabilitasi sawah di tiga provinsi terdampak, sebanyak 991 hektare telah berhasil direhabilitasi, sementara sebanyak 5.333 hektare masih dalam proses penanganan.

Halaman Selanjutnya

Rinciannya, di Provinsi Aceh dari 31.464 hektare sawah yang menjadi sasaran rehabilitasi, sebanyak 42 hektare sawah berhasil direhabilitasi. Sementara, di Sumut dari 7.336 hektare sawah yang menjadi sasaran rehabilitasi, sebanyak 170 hektare berhasil direhabilitasi. Adapun di Sumbar dari 3.902 hektare sawah yang menjadi sasaran rehabilitasi, sebanyak 779 hektare berhasil direhabilitasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |