Status Cari Kerja Cuma Gimmick, Prilly Latuconsina Minta Maaf

3 hours ago 2

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:32 WIB

Jakarta, VIVA – Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah unggahannya terkait status pencarian kerja di platform LinkedIn menuai kontroversi di ruang publik. 

Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Prilly mengakui bahwa tindakannya menggunakan bingkai #OpenToWork telah memicu reaksi beragam, khususnya dari kalangan pencari kerja. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, fitur #OpenToWork di LinkedIn digunakan untuk menandai bahwa seorang pengguna sedang aktif mencari peluang pekerjaan baru. 

Namun, unggahan Prilly dengan status tersebut justru mengundang sorotan tajam. Dalam waktu singkat, ia mengaku menerima lebih dari 30 ribu tawaran pekerjaan dari berbagai sektor. 

Situasi ini kemudian menimbulkan kegaduhan karena sebagian masyarakat menilai langkah tersebut kurang menunjukkan empati, terutama di tengah kondisi sulitnya mencari pekerjaan bagi banyak orang.

Menanggapi polemik yang berkembang, Prilly akhirnya buka suara dan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf. 

Ia menegaskan bahwa dirinya memahami kemarahan dan kekecewaan yang dirasakan publik akibat unggahan tersebut.

“Hai semuanya, aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian marah, kecewa, atau nggak nyaman, untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi dengan iktikad baik sebagai bentuk tanggungjawabku dalam berkomunikasi,” kata Prilly, dikutip Rabu 4 Februari 2026.

Kekasih Omara Esteghlal itu pun menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi dan menekankan bahwa kondisi tersebut bukanlah hal yang ia harapkan.

“Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Prilly menegaskan bahwa sejak awal ia tidak memiliki niat untuk bersikap tidak sensitif terhadap realitas yang dihadapi para pencari kerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyadari posisinya sebagai figur publik dengan pengalaman hidup yang berbeda dari kebanyakan orang.

“Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Dalam penjelasannya, Prilly juga mengungkap alasan di balik keputusannya menggunakan fitur #OpenToWork. Ia menyebut langkah tersebut didorong oleh keinginan untuk belajar langsung di luar zona nyaman dan membuka peluang kolaborasi lintas industri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |