5 Tanda Penuaan Dini pada Kulit, Termasuk Muncul Garis-Garis Halus

1 week ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Penuaan kulit adalah proses alami yang dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari genetik hingga lingkungan. Namun, pada beberapa orang, tanda-tanda penuaan bisa muncul lebih cepat dari usia kebanyakan.

Tidak ada usia pasti kapan kerutan atau kulit kendur mulai terlihat, karena setiap orang memiliki garis waktu yang berbeda.

“Saya rasa penuaan ‘dini’ itu relatif bagi setiap orang. Itu hanyalah penuaan yang terjadi lebih cepat atau lebih awal dari yang kita inginkan,” ujar Jennifer Gordon, MD, dokter spesialis kulit di Westlake Dermatology, Austin, Texas.

Meski faktor genetik berperan besar, gaya hidup juga sangat memengaruhi kondisi kulit. Paparan sinar matahari, penggunaan tanning bed, merokok, pola makan tidak sehat, hingga polusi udara dapat mempercepat penuaan kulit. 

Melansir dari Everyday Health pada Selasa, 20 Januari 2026, berikut lima tanda kulit menua lebih cepat dari seharusnya yang perlu diperhatikan:

1. Bintik Hitam Akibat Matahari

Bintik hitam atau sun spots adalah perubahan warna kulit yang muncul di area yang sering terpapar sinar matahari. Kondisi ini bisa mulai terlihat sejak usia 20-an. Paparan sinar UV membuat sel kulit memproduksi melanin berlebih, sehingga muncul area kulit yang lebih gelap.

“Kerusakan akibat matahari menyebabkan bintik cokelat atau sun spots yang semakin terlihat seiring waktu. Awalnya bisa tampak seperti freckles, tapi lama-kelamaan membesar dan jumlahnya bertambah,” kata Purvisha Patel, MD, dokter kulit di Tennessee.

Menurutnya, jika bintik tersebut muncul sebelum usia 20-an, kondisi tersebut tergolong dini.

2. Garis Halus dan Kerutan

Garis halus biasanya muncul saat kulit mulai kehilangan elastisitas dan kelembapan. Area yang paling sering terkena adalah sekitar mata dan mulut. Pada awalnya, garis ini hanya terlihat saat wajah bergerak, namun seiring waktu bisa menetap.

“Garis halus adalah garis dangkal di permukaan kulit yang muncul ketika kulit mulai kehilangan elastisitas dan kelembapan,” jelas Purvisha. 

Garis halus dapat muncul di usia 20 hingga 30-an, sementara kerutan yang lebih dalam umumnya terlihat di usia 40 hingga 50-an. Jika muncul lebih awal, hal ini dianggap sebagai penuaan dini.

3. Kulit Menjadi Kering

Kulit yang terasa lebih kering dan bersisik juga bisa menjadi tanda penuaan yang datang lebih cepat. Pada perempuan, perubahan hormon selama masa perimenopause berperan besar.

“Bagi perempuan, perimenopause memberikan dampak besar pada kulit. Estrogen sebenarnya merangsang kolagen, dan ketidakseimbangan hormon jelas memengaruhi elastisitas dan hidrasi kulit,” ujar Jennifer. 

Penurunan asam hialuronat, produksi minyak alami, dan elastin membuat kulit lebih sulit mempertahankan kelembapan.

4. Kulit Tampak Kendur dan Bertekstur

Kulit yang tampak kendur, kurang kenyal, dan bertekstur seperti kertas atau crepey berkaitan dengan berkurangnya kolagen dan elastin. Produksi kolagen pada perempuan mencapai puncaknya di usia 20-an, lalu menurun seiring waktu.

“Kehilangan kolagen dan elastin menjadi penyebab utama berkurangnya elastisitas kulit. Kulit juga bisa mengendur karena berkurangnya lemak dan perubahan struktur tulang,” jelas Jennifer. 

Menurut Jennifer, jika kondisi tersebut muncul sebelum usia 40-an, hal tersebut termasuk penuaan dini.

5. Mudah Memar

Kulit yang mudah memar seringkali luput dari perhatian, padahal ini juga merupakan tanda penuaan. Kondisi ini berkaitan dengan penipisan kulit dan melemahnya pembuluh darah.

“Tidak ada yang benar-benar tahu mengapa kulit mulai mudah memar. Kemungkinan besar ini akibat kombinasi kerusakan akibat matahari, penipisan kulit, dan berkurangnya kekuatan pembuluh darah,” kata Jennifer. 

Kulit yang rapuh dan mudah memar dikenal sebagai dermatoporosis dan umumnya terjadi pada usia lanjut, tetapi bisa muncul lebih awal jika kulit mengalami penuaan dini.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |