Bongkar Sisi Kelam Liburan Akhir Tahun Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Dihukum di Depan Umum!

5 days ago 25

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:13 WIB

Inggris, VIVA – Perayaan akhir tahun yang identik dengan kehangatan keluarga ternyata tak selalu dirasakan Pangeran Harry saat masih menjadi bagian aktif Kerajaan Inggris. Dalam memoarnya Spare, Harry membuka tabir sisi lain kehidupan keluarga kerajaan, di mana momen pergantian tahun justru diwarnai tekanan, kompetisi, dan rasa tidak adil.

Ia mengenang kepulangannya dari ekspedisi di Kutub Selatan pada 2013 yang bertepatan dengan libur Natal di Sandringham. Setelah menjalani perjalanan ekstrem, Harry mengaku ingin mempertahankan ketenangan batin yang telah ia capai. Namun harapan itu pupus ketika kembali berhadapan dengan dinamika internal keluarga kerajaan. Scroll untuk tahu ceritanya lebih lanjut, yuk!

"Saya berkata pada diri sendiri untuk memanfaatkan situasi ini sebaik mungkin, menggunakan waktu ini untuk melindungi ketenangan yang telah saya raih di Kutub Utara," beber Harry, dikutip Sabtu 3 Januari 2026. 

Alih-alih suasana damai, Harry justru dihadapkan pada ketegangan yang bersumber dari Court Circular—dokumen tahunan berisi daftar kegiatan resmi anggota keluarga kerajaan. Dokumen ini diterbitkan Istana St. James dan rutin dimuat di media-media besar Inggris.

Harry menggambarkan obsesi keluarga kerajaan terhadap laporan tersebut sebagai sesuatu yang tidak sehat. Menurutnya, dokumen itu menjadi ajang pembuktian diri dan kompetisi terselubung antaranggota keluarga.

"Hard drive saya telah dibersihkan. Sayangnya, keluarga saya pada saat itu terinfeksi oleh beberapa malware yang sangat menakutkan," sambungnya.

Ia mengungkap bahwa isi Court Circular kerap disusun secara subjektif, bahkan ada anggota keluarga yang memasukkan kegiatan nonresmi demi terlihat lebih produktif. Harry menilai sistem penilaian tersebut mengabaikan esensi kerja kemanusiaan.

"Semuanya berdasarkan laporan pribadi, semuanya subjektif. Sembilan kunjungan pribadi dengan para veteran, membantu kesehatan mental mereka? Nol poin. Terbang dengan helikopter untuk meresmikan peternakan kuda? Pemenang!" tulis Harry.

Tak berhenti di situ, adik Pangeran William ini juga menyoroti ketimpangan struktural dalam pembagian tugas dan anggaran. Ia menyebut bahwa kendali penuh berada di tangan Raja Charles, yang menentukan seberapa jauh anak-anaknya dapat berkontribusi secara resmi.

"Tak seorang pun dari kamu memutuskan sendiri berapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Hanya Ayah yang mengendalikan dana kami, kami hanya bisa melakukan apa yang mampu kami lakukan dengan sumber daya dan anggaran apa pun yang kami dapatkan darinya," kata bapak dua anak itu.

Halaman Selanjutnya

Situasi tersebut, menurut Harry, menimbulkan rasa frustrasi karena publik kerap menghakimi tanpa mengetahui batasan yang sebenarnya ia alami.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |