Studi Terbaru: Metode Lama Ini 5 Kali Lebih Efektif untuk Turunkan Berat Badan Jangka Panjang

3 weeks ago 9

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:01 WIB

Amerika Serikat, VIVA – Perkembangan metode penurunan berat badan terus menjadi sorotan, terutama sejak popularitas obat suntik seperti Ozempic dan Mounjaro meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, temuan terbaru justru menunjukkan bahwa metode lama—operasi bariatrik—masih menjadi pilihan paling efektif dalam jangka panjang.

Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan American Society for Metabolic and Bariatric Surgery 2025, sebuah analisis berbasis data dunia nyata mengungkap perbandingan mencolok antara operasi bariatrik dan terapi obat berbasis GLP-1. Studi ini mengolah data rekam medis dari dua institusi besar di Amerika Serikat, yakni NYU Langone Health dan NYC Health + Hospitals. Scroll untuk informasi selengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya cukup mengejutkan. Dalam periode dua tahun, pasien yang menjalani operasi seperti gastrektomi lengan atau bypass lambung rata-rata kehilangan sekitar 26 kilogram berat badan. Sementara itu, pasien yang menggunakan obat GLP-1 seperti Ozempic atau tirzepatide hanya mengalami penurunan sekitar 5,3 kilogram. Artinya, penurunan berat badan melalui operasi bisa mencapai lima kali lipat lebih besar.

Dilansir Times of India, temuan ini mempertegas keunggulan operasi bariatrik yang tidak hanya bekerja dengan membatasi asupan makanan, tetapi juga memengaruhi sistem hormonal tubuh. Prosedur ini diketahui mampu mengubah sinyal hormon lapar dan kenyang, termasuk ghrelin dan GLP-1, serta memodifikasi metabolisme tubuh secara menyeluruh.

Selain itu, keberhasilan operasi juga dinilai lebih konsisten dalam jangka panjang. Tinjauan sistematis terbaru menunjukkan bahwa pasien dapat mempertahankan sekitar 25 persen penurunan berat badan hingga 10 tahun setelah prosedur dilakukan. Hal ini berbeda dengan terapi obat, yang dalam praktik dunia nyata sering terkendala kepatuhan pasien.

Data menunjukkan hingga 70 persen pengguna terapi GLP-1 menghentikan pengobatan dalam satu tahun pertama. Faktor seperti efek samping—termasuk mual dan kehilangan massa otot—serta biaya yang relatif tinggi menjadi alasan utama penghentian terapi.

Meski demikian, bukan berarti obat seperti Ozempic tidak efektif. Dalam uji klinis terkontrol, obat ini tetap mampu memberikan penurunan berat badan yang signifikan. Bahkan, studi lain yang dipublikasikan di jurnal medis terkemuka menemukan bahwa tirzepatide memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingkan semaglutide dalam menurunkan berat badan dan lingkar pinggang.

Halaman Selanjutnya

Para ahli menekankan bahwa setiap metode memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Operasi bariatrik memang memberikan hasil yang lebih besar dan bertahan lama, namun bersifat invasif serta membutuhkan perubahan gaya hidup yang ketat pascaoperasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |