VIVA – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengusulkan kepada Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) agar wilayah Pekalongan dimasukkan ke dalam prioritas tahap pertama pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW), selain Teluk Jakarta serta kawasan Semarang–Kendal–Demak.
"Saya bilang kemarin ke Bapak Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Didit Herdiawan. Pak, fakta hari ini adalah Pekalongan itu sudah di bawah muka air laut jadi mungkin tolong dipertimbangkan Pekalongan bagian daripada yang Bapak (Kepala BOPPJ) prioritaskan di sesi pertama (GSW) ini," ujar Dody di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu, 29 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Dody, Kementerian PU diminta BOPPJ untuk menempatkan personel di lembaga tersebut. Pihaknya juga terus berkoordinasi terkait pelaksanaan proyek Giant Sea Wall.
"Memang beberapa kita sudah menginisiasi. Dan kemudian karena ada inisiasi, ada beberapa loan kalau tidak salah saya. Ada beberapa loan yang terkait dengan Giant Sea Wall tapi masih masuk di kita. Saya sudah komit sama Bapak Kepala BOPPJ, apa pun loan atau pinjaman atau apa pun yang dari luar yang terkait Giant Sea Wall dan masih saya (Kementerian PU) pegang, itu saya alokasikan 100 persen untuk BOPPJ sebagai salah satu dukungan saya ke BOPPJ," ujarnya
Sementara itu, Kepala BOPPJ Didit Herdiawan Ashaf menekankan urgensi pembangunan Giant Sea Wall untuk melindungi kontribusi kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional yang mencapai sekitar 368,3 miliar dolar AS.
Didit menyampaikan, perlindungan wilayah Pantura Jawa menjadi mendesak, salah satunya melalui pembangunan tanggul laut raksasa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain menghadapi penurunan muka tanah, wilayah Pantura juga kerap terdampak banjir rob akibat kenaikan permukaan air laut, yang berpotensi mengancam berbagai aset nasional di kawasan tersebut.
Kota-kota strategis di Pantura, seperti Semarang, disebut mengalami penurunan permukaan tanah (land subsidence) sekaligus banjir rob yang semakin sering terjadi.
Banjir-Tanah Longsor Terjang Manduriang, 7 Rumah Rusak Berat
Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Oku Selatan.
VIVA.co.id
29 Maret 2026

3 weeks ago
16



























