Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts-Nevis 4-0, Coach Justin: Lawan Peringkat 154 Dunia

3 weeks ago 18

Senin, 30 Maret 2026 - 10:06 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana menyoroti performa Timnas Indonesia jelang menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. 

Pria yang akrab disapa Coach Justin itu menilai kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan Tim Garuda. Ia beranggapan laga tersebut hanya pemanasan untuk pelatih John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita juga tahu (Saint Kitts-Nevis) ini tim rank 154. Jadi ini lebih ke pemanasan lah buat John,” ujar Justin dikutip dari YouTubenya.

Coach Justin saksikan laga Timnas Indonesia vs Australia di Sydney

Photo :

  • Instagram/coachjustinl

Ia juga menyoroti tempo permainan Timnas Indonesia yang dinilai masih lambat, terutama di awal pertandingan. Hal ini bahkan diakui oleh John Herdman yang menginginkan timnya bermain lebih cepat agar tidak mudah ditekan lawan.

“Dia bilang kita mulainya terlalu lambat. Pemain harus masukin ke otak bahwa kita harus bermain lebih cepat. Kalau main kayak gini akan dibantai,” kata Coach Justin.

Kelemahan tersebut terlihat dari beberapa peluang serangan balik yang didapat Saint Kitts and Nevis di 15 menit awal laga. 

Dalam konferensi pers usai laga, John Herdman menekankan, situasi tersebut menjadi catatan penting jelang menghadapi Bulgaria yang memiliki kualitas lebih tinggi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Photo :

  • VIVA/Surya Aditiya

Lebih lanjut, Coach Justin menilai banyaknya rotasi pemain yang dilakukan Herdman menunjukkan bahwa tim masih dalam tahap pencarian komposisi terbaik. Ia menyebut pelatih telah mencoba 19 pemain dalam satu pertandingan, yang menandakan fase eksperimen masih berlangsung.

Untuk menghadapi Bulgaria, ia memprediksi Indonesia akan menggunakan pendekatan taktik yang berbeda. Formasi 4-4-2 dinilai lebih realistis dibandingkan 4-3-3, mengingat keterbatasan pemain kreatif di lini tengah.

Coach Justin juga menekankan pentingnya memaksimalkan kecepatan pemain sayap, seperti Yakob Sayuri, untuk membuka ruang serangan.

“Kalau dibanding kualitas sama Bulgaria ya kita kalah. Tapi salah satu kekuatan kita justru di etos kerja,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir analisisnya, Coach Justin berharap Timnas Indonesia dapat meningkatkan kecepatan transisi dan sirkulasi bola agar tampil lebih kompetitif di laga final.

“Transisi harus lebih cepat dan sirkulasi bola harus lebih cepat,” tandasnya.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan pelatih John Herdman

John Herdman Bicara Realistis soal Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Tak Start Lambat

Herdman mengungkap strategi Timnas Indonesia untuk mengalahkan Bulgaria di final FIFA Series 2026 dan membela peran Ramadhan Sananta yang disebut seperti Olivier Giroud

img_title

VIVA.co.id

30 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |