VIVA – Arsenal menutup perjalanan mereka di Premier League 2025/26 dengan cara yang nyaris sempurna. Bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu 24 Mei 2026, skuad asuhan Mikel Arteta menang tipis 2-1 sekaligus menegaskan status mereka sebagai penguasa Liga Inggris musim ini.
Laga tersebut sebenarnya sudah tidak menentukan bagi Arsenal setelah mereka lebih dulu mengunci gelar juara. Namun, The Gunners tetap tampil serius dan agresif sejak menit awal, seolah ingin memberi pesan bahwa rasa lapar mereka belum selesai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gabriel Jesus menjadi sosok paling menonjol di babak pertama. Penyerang asal Brasil itu langsung mengancam saat laga baru berjalan tiga menit. Tembakannya bahkan sempat membentur tiang gawang dan membuat publik tuan rumah terdiam sesaat.
Jesus kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-11 ketika tinggal berhadapan dengan Dean Henderson. Namun, kiper Crystal Palace tampil sigap untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Crystal Palace sempat memberikan respons lewat sundulan Daniel Munoz pada menit ke-14. Beruntung bagi Arsenal, Kepa Arrizabalaga melakukan penyelamatan penting yang menjaga momentum tim tamu.
Arsenal terus mendominasi jalannya pertandingan. Kombinasi lini tengah yang diisi Martin Zubimendi dan Lewis-Skelly membuat permainan The Gunners terlihat lebih cair. Meski begitu, rapatnya pertahanan Palace sempat membuat Arsenal frustrasi dalam menyelesaikan peluang.
Gol yang ditunggu akhirnya datang menjelang turun minum. Pada menit ke-42, Gabriel Martinelli melepaskan umpan terobosan matang yang langsung disambar Gabriel Jesus untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Arsenal bermain semakin nyaman di babak kedua. Baru tiga menit setelah restart, Noni Madueke berhasil menggandakan keunggulan The Gunners.
Berawal dari situasi sepak pojok, Kai Havertz memenangkan duel udara sebelum bola jatuh ke arah Madueke. Winger asal Inggris itu tanpa kesulitan menuntaskan peluang dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 2-0.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam posisi unggul dua gol, Arsenal mulai menurunkan tempo permainan. Mereka lebih banyak mengontrol penguasaan bola sambil menunggu Crystal Palace membuka ruang.
Tuan rumah baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89 lewat Jean-Philippe Mateta. Sundulan striker Prancis itu gagal dijangkau Kepa Arrizabalaga dan sempat membakar semangat pendukung Palace di penghujung laga.
Halaman Selanjutnya
Namun, waktu yang tersisa terlalu sedikit. Arsenal tetap mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

4 weeks ago
11










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)