AS Mulai Blokade Seluruh Pelabuhan Iran, Perang Bisa Berkobar Lagi

7 hours ago 1

loading...

AS akan memulai blokade terhadap seluruh pelabuhan Iran pada pukul 14.00 GMT hari ini. Langkah ini bisa memicu perang AS-Israel vs Iran berkobar lagi. Foto/Ilustrasi/US Navy

TEHERAN - Militer Amerika Serikat (AS) akan melakukan blokade terhadap seluruh pelabuhan Iran mulai pukul 14.00 GMT hari ini (13/4/2026). Langkah Amerika ini dikhawatirkan akan memicu perang lagi dengan republik Islam tersebut.

“Blokade akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan daerah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan, yang membenarkan blokade dimulai pukul 14.00 GMT, sebagaimana dikutip AFP.

Baca Juga: Iran Merespons Langkah Trump Blokade Selat Hormuz: 'AS Akan Terperangkap dalam Pusaran Maut!'

Langkah blokade diambil Washington setelah perundingan damai dengan Teheran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan. Amerika menyalahkan penolakan Republik Islam Iran untuk meninggalkan ambisi nuklirnya sebagai penyebab kegagalan.

Pernyataan CENTCOM muncul meskipun gencatan senjata telah disepakati pada Rabu lalu, yang bertujuan untuk menghentikan perang selama enam minggu hingga 22 April mendatang.

Ketegangan berpusat pada apakah Amerika Serikat dapat memaksa Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz yang strategis, salah satu tuntutan utama lainnya dalam negosiasi yang buntu.

Pernyataan CENTCOM menyebutkan bahwa pasukan AS tidak akan menghalangi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz ke dan dari pelabuhan non-Iran, dan bahwa instruksi lebih lanjut untuk para pelaut akan segera disampaikan.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka memiliki kendali penuh atas lalu lintas Selat Hormuz dan akan menjebak setiap penantang "dalam pusaran maut".

Dalam unggahan panjang di media sosial, Presiden AS Donald Trump mengatakan tujuannya adalah untuk membersihkan Selat Hormuz dari ranjau dan membukanya kembali untuk semua pelayaran, tetapi Iran tidak boleh diizinkan untuk mengambil keuntungan dari mengendalikan jalur air tersebut.

“Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang Terbaik di Dunia, akan memulai proses MEMBLOKADE setiap dan semua Kapal yang mencoba masuk, atau keluar, dari Selat Hormuz,” tulis Trump di Truth Social. “Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!” lanjut Trump.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang memimpin delegasi Teheran di Pakistan, mengatakan setelah kembali ke tanah air bahwa negaranya tidak akan tunduk pada ancaman apa pun dari Washington, sementara kepala Angkatan Laut Shahram Irani menyebut ancaman blokade Trump "konyol".

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |