Bacaan Niat Puasa Syawal Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

3 weeks ago 9

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15 WIB

VIVA – Setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan dan merayakan Idul Fitri, umat Islam masih memiliki kesempatan untuk meraih pahala tambahan melalui puasa Syawal. Ibadah sunnah ini kerap dilakukan sebagai bentuk penyempurna amalan Ramadhan, sekaligus menjadi sarana untuk menjaga konsistensi dalam beribadah setelah bulan suci berakhir.

Meski tergolong puasa sunnah, pelaksanaan puasa Syawal tetap memiliki aturan yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah niat. Banyak yang menganggap sepele, padahal niat menjadi bagian penting yang menentukan sah atau tidaknya suatu ibadah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab itu, memahami bacaan niat puasa Syawal beserta waktu membacanya menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Bacaan Niat Puasa Syawal

Niat puasa Syawal dibaca sebagai bentuk kesungguhan hati untuk menjalankan ibadah sunnah ini. Berikut bacaan niat puasa Syawal yang bisa diamalkan:

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an sittatin min syawwalin sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."

Membaca niat ini menjadi langkah awal sebelum menjalankan puasa, sekaligus menegaskan tujuan ibadah yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT.

Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Syawal?

Waktu membaca niat puasa Syawal pada dasarnya dimulai sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar. Hal ini serupa dengan puasa pada umumnya, di mana niat dilakukan sebelum waktu imsak sebagai bentuk persiapan menjalankan ibadah di keesokan harinya.

Namun, karena puasa Syawal termasuk puasa sunnah, terdapat keringanan dalam pelaksanaannya. Niat masih diperbolehkan dilakukan pada pagi hari, selama seseorang belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.

Kelonggaran ini memberikan kemudahan bagi umat Islam yang mungkin lupa berniat di malam hari, tetapi tetap ingin menjalankan puasa Syawal. Meski begitu, berniat sejak malam hari tetap lebih utama agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih sempurna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pentingnya Niat dalam Puasa Syawal

Niat bukan sekadar ucapan, melainkan bentuk kesadaran dan komitmen dalam menjalankan ibadah. Dalam konteks puasa Syawal, niat menjadi pembeda antara aktivitas menahan lapar biasa dengan ibadah yang bernilai pahala.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, niat juga membantu menjaga konsistensi selama menjalankan puasa. Dengan niat yang jelas, seseorang akan lebih mudah menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa dan lebih fokus dalam menjalankan ibadah hingga waktu berbuka.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |