Berkas Kasus Epstein Ungkap Tuduhan Serius terhadap Donald Trump: Pelecehan Anak hingga Kematian Bayi

8 hours ago 1

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:10 WIB

Amerika Serikat, VIVA – Dokumen Epstein, atau yang dikenal sebagai Epstein Files, kembali dirilis dan langsung menjadi sorotan dunia. Berkas-berkas ini mencakup komunikasi internal FBI serta berbagai laporan pengaduan yang dikirim sebagai tips, di mana sebagian di antaranya menyebut Donald Trump dan sejumlah pihak lain yang memiliki hubungan sosial maupun profesional dengan Jeffrey Epstein.

Menariknya beberapa dokumen Epstein yang menyebut Trump dihapus dari situs Departemen Kehakiman AS (DOJ) usai beberapa jam dirilis pada akhir Desember lalu. Meski demikian salinan dokumen tersebut telah banyak beredar di media sosial. Bhkan pembawa acara CNN, Jake Tapper termasuk yang secara publik mencatat bahwa halaman tersebut telah dihapus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman Borna News¸Rabu 4 Februari 2026 ada salah satu pengaduan yang diajukan oleh salah satu korban terkait dengan Donald Trump. Disebutkan dalam pengaduan itu, Trump memaksa seorang gadis berusia 13–14 tahun untuk melakukan oral seks. Insiden ini terjadi sekitar 35 tahun lalu atau sekitar tahun 1991 di New Jersey. Dokumen itu menyatakan bahwa seorang penyidik dikirim ke Washington untuk melakukan wawancara.

Pengaduan lain menyebutkan Trump secara rutin membayar seseorang untuk melakukan tindakan seksual dan bahwa ia hadir saat anak bayi korban dibunuh oleh seorang kerabat. Dokumen itu juga mencatat bahwa tidak ada kontak yang dilakukan dengan pelapor.

Pengaduan terpisah, yang tidak mencantumkan informasi kontak, menyatakan bahwa pesta calendar girls di Mar-a-Lago milik Trump melibatkan anak-anak dan pelecehan seksual. Dokumen itu juga menyebut beberapa tokoh publik hadir di acara tersebut.

Dalam laporan lain, seorang pengadu menyatakan menyaksikan jaringan perdagangan seks di Trump National Golf Club di Rancho Palos Verdes, California, pada pertengahan 1990-an. Orang tersebut menyebut adanya ’ancaman’ dari kepala keamanan Trump jika ia menceritakan apa yang dilihatnya secara publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tokoh lain yang disebut dalam berkas

Rilis terbaru juga memuat draf email yang ditulis Epstein untuk dirinya sendiri pada 2013, yang menyebut Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft. Dalam pesan itu, Epstein menulis bahwa Gates memintanya untuk menghapus beberapa email dan menyebut urusan pribadi.

Halaman Selanjutnya

Departemen Kehakiman AS belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan beberapa halaman dihapus setelah publikasi. Mereka menyatakan bahwa proses rilis dokumen masih berlangsung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |