Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik bergejolak pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 22 April 2026. Sentimen negatif akibat dari kekhawatiran konflik Timur Tengah dapat berlarut-larut membebani pasar terutama setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memperpanjang periode gencatan senjata AS di Iran.
Trump menyinggung Pemerintah Iran terpecah belah serta mengklaim gencatan sejata kali ini merupakan permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan. Trump menambahkan gencatan senjata akan diperpanjang hingga Teheran mengajukan proposal atau diskusi dan militer AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu,” tulis Trump dalam unggahan terbaru di Truth Social .
Dari kawasan regional, Jepang melaporkan ekspor naik untuk bulan ketujuh berturut-turut sehingg mencatatkan surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen atau sekitar U$4,18 miliar pada bulan Maret 2026 dibandingkan dengan perkiraan surplus sebesar 1,1 triliun yen, menurut data dari Reuters. Fokus juga akan tertuju pada pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang pada pekan depan.
Ilustrasi Donald Trump dan blokade AS terhadap Iran
Mengutip CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 tergerus 0,41% persen. Indeks Topix melemah 0,67 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik tipis 0,16 persen setelah mencapai rekor tertinggi pada perdagangan Selasa, 21 April 2026. Indeks Kosdaq yang terdiri daru perusahaan berkapitalisasi kecil menyusut 0,42 persen.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,59 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 26.221 atau lebih rendah dari penutupan terakhir pada area 26.487,48.
Mendadak! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran, Blokade Tetap Berlanjut
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran, dengan mengatakan bahwa militer AS akan menunda serangan ke Teheran
VIVA.co.id
22 April 2026

4 days ago
3



























